Thursday, 20 September 2018

41 Gedung Harus Direhab

APBD Molor, Perbaikan Sekolah Mangkrak

Sabtu, 7 Maret 2015 — 6:57 WIB
Sekolah rusak butuh perbaikan segera

Sekolah rusak butuh perbaikan segera

JAKARTA (Pos Kota) – Perbaikan gedung sekolah di ibukota terbengkalai. Menyusul molornya pencairan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) DKI 2015.

Padahal perbaikan sarana pendidikan ini dinilai mendesak. Mengingat saat ini sedikitnya 55 gedung sekolah di Jakarta yang tengah menunggu dilakukan rehab total lanjutan dari tahun lalu. Selain itu, tahun ini juga ada 41 gedung sekolah yang akan direhab total karena kondisinya sudah rusak parah.

Menurut Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Sarjoko, mengatakan, pelaksanaan rehab gedung sekolah masih menunggu pencairan APBD. Ia berharap APBD tahun 2015 segera cair sehingga pelaksanaan rehab lanjutan tahun lalu dan tahun ini bisa segera direalisasikan. Sebab saat ini masih banyak sekolah rawan ambruk yang harus direhab total.

“Ada 55 gedung sekolah yang masuk program rehab lanjutan dari tahun lalu dengan anggaran sekitar Rp 500 miliar. Selain itu, tahun ini ada 41 gedung sekolah yang akan direhab dengan anggaran sekitar Rp 750 miliar,” ujar Sarjoko, Jumat (6/3).

Dari 55 gedung yang akan direhab total lanjutan itu, 16 di antaranya berada di wilayah Jakarta Timur. Selain itu, Dinas Pendidikan DKI juga akan membangun ruang kelas baru di SMKN 48 dan SMAN 97 Jakarta Timur. Sedangkan untuk rehab gedung sekolah tahun ini akan ditangani Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI.

Lebih lanjut Sarjoko menambahkan sebenarnya berdasarkan data Dinas Pendidikan DKI, terdapat 212 gedung sekolah yang harus direhab total karena tingkat kerusakannya mencapai 60 persen. “Kebanyakan yang kondisinya rusak parah bangunan sekolah dasar yang berusia lebih dari 30 tahun,” ujar Sarjoko.

Namun lantaran minimnya anggaran, maka pelaksanaan rehab total ini menggunakan skala prioritas. Kondisi setiap gedung memiliki tingkat kerusakan yang berbeda-beda. Kebijakan mengenai rehab total ini adalah, jika gedung sekolah itu rawan banjir, usia bangunan di atas 30 tahun, rawan ambruk dengan tingkat kerusakan di atas 60 persen dan gedung masih berlantai satu.

Berdasarkan data Dinas Pendidikan DKI Jakarta, saat ini tercatat ada 1.710 gedung sekolah negeri tingkat TK, SD, SMP, SMA, dan SMK. Terdiri dari TK 9 gedung, SD 1.232 gedung, SMP 289 gedung, SMA 117 gedung, dan SMK 63 gedung.(guruh)

  • Gedung sekolah Usang

    Untuk apa UPS klo gedungnya porak poranda… kwalitasnya pendidikan itu gedung nya dulu terawat.. biar siswa/i dan para guru nyaman dalam kegiatan belajar mengajar… anggota dewan keblinger ini.. ngajuin UPS yg ga terlalu penting…

  • orang normal menuju gila

    nunggung kualat anggota dewan terhormat