Saturday, 21 July 2018

Olah TKP Perampokan Toko Emas, Polisi Amankan Selongsong Peluru

Senin, 9 Maret 2015 — 15:13 WIB
Foto-Ilustrasi.

Foto-Ilustrasi.

BANDUNG (Pos Kota) – Tim identifikasi Satuan Reskrim Polres Cimahi dan Polda Jabar, Senin (9/3) masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di toko emas Barokah milik Nanang Latif,41, yang dirampok, Minggu (8/3).

Polisi masih gelap terhadap empat pria yang merampok 9 Kg perhiasan senilai Rp 2,4 miliar di Jalan Raya Rongga, Kabupaten Bandung Barat.

“Kami masih melakukan identifikasi, dan melakukan penyelidikan terhadap empat pelaku yang berpistol dan naik motor,“ kata seorang anggota polisi di tempat kejadian.

Dalam kasus ini, penyidik sudah memeriksa beberapa saksi termasuk pemilik, dan mengamankan satu selongsong peluru. “Pemilik toko saat kejadian ada di toko,“ ujarnya.

Kapolsek Gununghalu, AKP Asep Nandang, menjelaskan aksi perampokan itu berlangsung siang bolong sekitar pukul 13:00 Wib dan bukan sore hari. Saat kondisi toko sepi, empat pria yang nmenaiki dua sepeda motor berhenti di toko tersebut.

Tanpa basa basi, lanjut Kapolsek, seorang pelaku mencabut pistol dan mengancam karyawan, serta pemilik toko akan menembaknya bila melawan.

Dalam kondisi korban tak berdaya, pelaku mengangkut perhiasan senilai 2,4 miliar yang dipajang dielatase toko di Jalan Raya Rongga, tepatnya di Kampung Cijawal, Kabupaten Bandung Barat.

Setelah barang berharga berhasil diembat, pelaku kabur naik motor. Sebelum kabur, seorang pelaku melepaskan tembakan ke udara dua kali. “ Dengan tembakan itu warga, dan karyawan serta pemilik toko semakin ketakutan,“.

Pemilik toko melaporkan kejadian itu Minggu sore sekitar oukul 16.30 Wib, dan polisi dari Polres Cimahi baru tiba di TKP Minggu malam sekitar pukul 19.00 wib. “ Tidak ada korban jiwa, selain perhiasan ludes dibawa kabur,“ ungkap Kapolsek.

(dono/sir)