Friday, 20 September 2019

Menperin: Perusahaan Jepang Didorong Dongkrak Ekspor

Minggu, 15 Maret 2015 — 12:17 WIB

JAKARTA (Pos Kota) – Perusahaan asal Jepang didorong meningkatkan investasi di Indonesia dan mendongkrak ekspor.
Hal tersebut disampaikan Menteri Perindustrian Saleh Husin kepada pemimpin puncak perusahaan asal Jepang yang berbisnis di Indonesia, saat mendampingi Wapres Jusuf Kalla menerima para pengusaha dan investor Jepang.

Sejumlah pimpinan perusahaan besar Jepang yang ditemui antara lain Chairman Inpex Corporation Naoki Kuroda, Representative Director/Executive Vice President Mitsui & Co Ltd Shintaro Abe, dan President Tokyo Gas Michiaki Hirose.

Menperin mencontohkan salah satu perusahaan Jepang, Mitsui yang hampir seratus tahun berinvestasi di Indonesia dan akan terus mengembangkan pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) dan pelabuhan Tanjung Priok.

“Termasuk juga kerjasama investasi dengan Yamaha untuk meningkatkan produksi motor R25 yang berkapasitas mesin 250cc dengan tujuan pasar ekspor ke beberapa negara di Amerika, Eropa dan Jepang,” kata Menperin dalam keterangan tertulisnya.

 

Sejumlah pengusaha besar Jepang berjanji menanamkan investasinya di Indonesia, bahkan yang sudah lama berinvestasi di Indonesia akan terus memperbesar jumlah investasinya.

Menurut Saleh, sektor yang akan dikembangkan diantaranya otomotif, infrastruktur, migas, dan kelistrikan.

“Saya berharap para investor Jepang terus meningkatkan kapasitas produksi dan memperbesar ekspor barang-barang yang diproduksi di Indonesia,” tegas Menperin dalam pertemuan yang juga dihadiri Dubes RI untuk Jepang Yusron Ihza Mahendra, Kepala BKPM Franky Sibarani, dan Ketua Tim Ekonomi Wapres Sofjan Wanandi.

Hal ini sekaligus diharapkan turut mengembangkan industri nasional, menciptakan nilai tambah, memperluas lapangan kerja, dan menghasilkan devisa. “Jadi tidak hanya memanfaatkan pasar domestik kita, tapi juga punya paradigma ekspor,” papar Menperin Saleh Husin.

Selama kuartal pertama hingga ketiga pada tahun 2014, investasi Jepang di Indonesia tercatat sebesar 2,04 miliar dolar AS. Angka tersebut menempatkan Jepang pada posisi kedua setelah Singapura yang telah menanamkan modalnya di Indonesia sebesar 4,89 miliar dolar AS pada periode yang sama.

Terkait sektor industri, investasi tertinggi Jepang di Indonesia adalah Industri Kendaraan Bermotor & Alat Transportasi dan Industri Logam dengan nilai investasi sebesar 880,6 juta dolar AS, dan Industri Mesin & Elektronik dengan nilai investasi sebesar 384,5 juta dolar AS.

Menperin mengharapkan, para investor Jepang terus mengembangkan usahanya di Indonesia, karenanya pemerintah Indonesia terus berupaya menciptakan iklim investasi yang kondusif, antara lain dengan memberikan kemudahan perizinan melalui Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Pusat di BKPM.
(tri/sir)