Tuesday, 28 February 2017

Terekam CCTV, Pencuri Bobol Toko Mantan Majikan

Minggu, 15 Maret 2015 — 19:07 WIB

BEKASI (Pos Kota)- Berbekal rekaman CCTV, tiga pencuri kabel ditangkap jajaran Reskrim Polsek Jatiasih, Kota Bekasi, Minggu (15/3) siang. Seorang di antaranya adalah mantan pwgawai yang dipecat karena mencuri.

Dua tersangka, Amir, 29 dan A ,17, ditangkap di rumahnya masing-masing di wilayah Jatiasih. Sedangkan L, 17, pelaku lain akhirnya menyerahkan diri ke polisi karena takut menjadi buronan.

Kepala Sub Bagian Humas Polresta Bekasi Kota, AKP Siswo, mengatakan, pengungkapan kasus ini berawal dari laporan pemilik toko elektronik, Sumaryanto, 38, di Perumahan Jatikramat Indah, Jatiasih pada Minggu (15/3). Saat hendak membuka tokonya, Sumaryanto terkejut gembok toko telah dirusak. Korban mendapati kabel tembaga sepanjang 65 meter dengan nilai Rp 62 juta raib.

Kemudian Sumaryanto melaporkan kejadian ini ke Mapolsek Jatiasih. Berbekal laporan itu, petugas yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Jatiasih, AKP Yusron langsung mengolah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan menginterogasi saksi, serta mengecek rekaman kamera pengawas (CCTV) yang ada di toko.

Berdasarkan pemeriksaan itu, polisi mendapati ketiga pelaku membuka paksa gembok menggunakan gergaji yang mereka siapkan pada dini hari. Setelah membobol toko tersebut, dengan leluasa ketiganya menggasak kabel tembaga bernilai puluhan juta rupiah.

Dari rekaman CCTV itu, korban juga mengaku kenal dengan salah satu pelaku, Amir sebagai mantan karyawannya. Setelah memperoleh lokasi tempat tinggalnya, polisi langsung membekuk Amir tanpa perlawanan. Dari keterangannya, ia tidak sendirian melainkan dibantu oleh dua rekannya A dan L. “Dari keterangannya, kemudian petugas membekuk satu rekannya yang lain,” kata Siswo.

Kapala Unit Reserse Kriminal Polsek Jatiasih, AKP Yusron, menambahkan selain mengamankan tersangka, polisi juga menyita kabel tembaga hasil curian yang belum sempat dijual. Rencananya, uang hasil penjualan kabel akan digunakan untuk menutupi kebutuhan hidup dan modal usaha. Dari hasil pengembangan kasus, polisi juga menangkap salah seorang penadah barang curian bernama Abdul Karim (50) di rumahnya di daerah Jatiasih.

Berdasarkan penyidikan, Amir bersama rekannya telah melancarkan aksinya sebanyak enam kali di tempat yang berbeda. Barang hasil curiannya, biasa mereka jual ke Karim selaku penadah sebesar Rp 1.125.000. “Pelaku hanya mencuri di toko elektronik dan khusus mengambil kabel. Pertimbangan dia mencuri kabel, karena mudah dijual kembali,” kata Yusron.

Kepada penyidik, Amir mengaku nekat menggasak harta milik mantan majikannya karena pusing tak memiliki uang. Di sisi lain, ia juga merasa jengkel dipecat oleh majikannya. “Pelaku sudah dua bulan bekerja di sana, tapi diam-diam dia suka mencuri. Saat ketahuan oleh majikannya, dia dikeluarkan. Rupanya dia malah mencuri barang milik korban,” ujar Yusron. (saban)

  • untung

    Sekali maling tetap maling ,fotonya hrs dipublikasikan spy tdk ada korban lainnya

Terbaru

Habib Rizieq mengacungkan kedua jempol saat menjadi saksi di sidang Ahok (pool)
Selasa, 28/02/2017 — 12:15 WIB
Habib Rizieq Memaafkan Ahok