Friday, 20 September 2019

Wanita Tersangka Korupsi di Dinas Kesehatan Tangsel Ditahan

Senin, 16 Maret 2015 — 18:54 WIB
Tersangka korupsi di Dinas Kesehatan Tangsel dibawa ke rutan

Tersangka korupsi di Dinas Kesehatan Tangsel dibawa ke rutan

JAKARTA (Pos Kota)- Kejaksaan Agung menjebloskan Direktur PT Bangga Usaha Mandiri Desy Yusandi, tersangka kasus pembangunan puskesmas di Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) untuk Tahun Anggaran 2011 dan 2012, usai diperiksa ke Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur.

Sebaliknya, Herdian Koosnadi (Komisaris PT Mitra Karya Rattan), yang juga menjadi tersangka kasus dugaan korupsi, yang diduga merugikan negara sekitar Rp7,8 miliar belum dapat ditahan, karena tidak memenuhi panggilan. Dalih sakit asan agar tidak ditahan.

Kapuspenkum Tony Tribagus Spontana menyatakan tersangka ditahan selama   20 hari dari,  16 Maret  2015 sampai 4 April 2015, sesuai Surat Perintah Penahanan Nomor: Print-14/F.2/Fd.1/03/2015, tanggal 16 Maret 2015.

“Soal tersangka HK (Herdian Koosnadi) tidak memenuhi pemeriksaan hari ini, karena beralasan sakit. Tim penyidik akan panggil kembali,” kata Tony di Kejagung, Senin (16/3) sore.

Herdian Koosnadi, Rabu (11/3) pekan lalu juga tidak hadir, dengan alasan yang sama, menderita sakit. Dia menjadi satu-satunya tersangka yang belim dikenakan status penahanan.

TUBAGUS CHAERI WARDANA

Suami Walikota Tangsel, Airin, Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan sudah ditetapkan sebagai tersangka, namun dia ditahan oleh KPK terkait kasus suap Ketua MK Akil Mochtar.

Tersangka lain yang sudah ditahan adalah, Sekertaris Dinas Kesehatan Provinsi Banten Neng Ulfah, Komisaris PT Trias Jaya Perkasa Suprijatna Tamara, Kepala Dinas Kesehatan  Tangsel Dadang M Epid. Lalu,  Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan dan Promosi Dinkes Tangsel Mamak Jamaksari.  (ahi)