Tuesday, 16 July 2019

KNPI Depok Demo Minta Dibangunkan Gedung

Selasa, 17 Maret 2015 — 22:14 WIB
KNPI Depok-700

DEPOK (Pos Kota) — Puluhan pemuda anggota Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) menggeruduk Balaikota setempat di Jalan Raya Margonda . Mereka menuntut Walikota Nur Mahmudi Ismail membangun gedung pemuda.

“Masalah gedung pemuda hanya janji manis walikota yang sudah 10 tahun dan akan mengakhiri jabatannya ke-2 itu,” ujar Ketua KNPI Depok, Dody Riyanto disela-sela aksi unjukrasa itu, kemarin (17/3).

Pasal 5 Undang Undang (UU) nomor 40 tahun 2009, katanya, telah jelas diatur kewajiban pemerintah daerah menyediakan dana pendukung pelayanan kepemudaan. Karena itulah pendemo menuntut tiga hal.

Pertama, menuntut pembangunan gedung pemuda/KNPI selambat-lambatnya bulan Agustus 2015. Kedua, menuntut pengadaan fasilitas anggaran kegiatan kepemudaan sesuai amanah UU. Ketiga, menuntut pelibatan dan pemberdayaan pemuda dalam berbagai program pembangunan daerah serta berjalannya pemerintahaan sesuai amanah UU. “Banyaknya remaja dan pemuda  nongkrong di jalanan dan mal-mal lantaran tidak adanya rumah pemuda tempat berkumpul pemuda dengan berkegiatan positif.”

Aksi yang mendapat pengawalan ketat dari Satuan Pamong Praja (Satpol PP) dan kepolisian itu sempat ricuh lantaran massa aksi dari KNPI itu berhasil masuk hingga lantai satu gedung walikota. Kontan, kejadian itu membuat marah petugas Satpol PP. Saling pukul dan saling ejek pun tidak terelakkan. Beruntung kericuhan tak berlangsung lama karena kedua belah pihak dapat menahan diri.

“Kami bisa masuk ke gedung walikota karena memang ingin menyampaikan aspirasi kami secara langsung kepada walikota,” tegas Dody.(rinaldi/d)