Friday, 20 September 2019

Diguyur Hujan, Kota Semarang Banjir

Jumat, 20 Maret 2015 — 14:34 WIB
Foto-Banjir di Kawasan Kaligawe Semarang.

Foto-Banjir di Kawasan Kaligawe Semarang.

SEMARANG (Pos Kota) – Diguyur hujan deras terus menerus, sejumlah wilayah di kota Semarang di landa banjir. Hujan deras sejak Kamis sore (19/3) hingga Jum”at (20/30 juga mengakibatkan Sungai Banjir Kanal Timur meluap.

Ratusan warga di dua kelurahan di Kecamatan Semarang Timur yakni Kelurahan Tambak Dalam dan Kelurahan Sawah Besar, terpaksa keluar rumah karena lingkungannya sudah terkepung luapan air sungai Banjir Kanal Timur.

“Rumah sudah nggak bisa ditempati. Airnya sudah masuk, deras sekali,” ujar sejumlah warga yang keluarganya mengungsi.Sungai Banjir Kanal Timur yang meluap membuat air membludak dengan deras ke sepanjang jalan Sawah Besar-Kaligawe Semarang. Tidak sedikit pula para pengguna jalan yang nyaris terseret arus sungai.

Selain itu, luapan sungai juga mengakibatkan jembatan penghubung dua kelurahan tersebut, nyaris roboh. Bahkan, sejumlah puing-puing jembatan hilang tersapu luapan air sungai.“Ini air dari atas dan luapan Sungai Babon di Penggaron. Sungai ini (Kanal Timur) sudah dua tahun tidak dikeruk, akibatnya kalau hujan deras pasti meluap,” ungkap warga Tambak Dalam, Semarang .

Banjir di Semarang juga menimbulkan kemacetan di sejumlah lokasi seperti di jalan Citarum mulai dari setelah perempatan lampu merah Citarum, depan RS Panti Wilasa sampai menuju jembatan menuju jalan Alteri Soekarno-Hatta. Kendaraan berlahan-lahan mulai tersendat, seperti truk, mobil dan motor sehingga terjadi antrean cukup panjang.

Ketinggian air banjir di Jalan Citarum sekitar 20 centimeter hingga 30 centimeter membuat kendaraan harus menerabas genangan air. Tak hanya itu, motor yang nekat menerobos banjir pun mogok.

(suatmadji/sir)