Wednesday, 21 November 2018

Semua Perusahaan Wajib Daftarkan Karyawan ke BPJS Kesehatan

Rabu, 25 Maret 2015 — 17:20 WIB

JAKARTA (Pos Kota)- Direktur Kepesertaaan dan Pemasaran BPJS Kesehatan Sri Endang Tidarwati mengingatkan bahwa meski sudah memiliki asuransi kesehatan swasta, setiap perusahaan harus mendaftarkan karyawannya menjadi peserta BPJS Kesehatan.

Hal ini wajib dilakukan karena seperti tercantum dalam UU No 24 tahun 2021 tentang BPJS yang menyebutkan setiap orang di Indonesia wajib menjadi peserta BPJS Kesehatan.

“Memiliki asuransi swasta bukan berarti kewajiban mendaftarkan karyawan pada BPJS Kesehatan gugur. Tetap harus didaftarkan karena ini amanah undang-undang,” kata Endang disela sosialisasu dan registrasi badan usaha Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Rabu (25/3).

Terkait asuransi swasta yang dimiliki para karyawan tersebut, jika asuransi swasta bekerjasama dengan BPJS Kesehatan melalui skema koordinasi manfaat atau CoB, maka peserta BPJS Kesehatan yang memiliki asuransi swasta tersebut bisa memperoleh manfaat lebih. Khususnya dalam manfaat non medis seperti naik kelas perawatan.

Untuk memudahkan perusahaan mengurus kepesertaan BPJS Kesehatan karyawannya khususnya dalam proses rekonsiliasi data peserta dan iuran badan usaha per 1 November 2014, BPJS Kesehatan telah menyediakan Elektronik Data Badan Usaha (E-DABU). Dengan begitu perusahaan dapat mengedit sendiri data karyawannya jika ada perubahan tanpa harus ke kantor cabang.

Endang mengingatkan per 1 Juli 2015 nanti, iuran yang harus dibayarkan oleh perusahaan adalah 5 persen dari gaji atau tunjangan tetap karyawan. Rinciannya 4 persen dari perusahaan dan 1 persen ditanggung karyawan. (Inung/d)