Monday, 20 November 2017

Panitia Hak Angket Belum Bisa Putuskan Kesalahan Ahok

Senin, 30 Maret 2015 — 19:20 WIB
Pembentukan Hak Angket DPRD

Pembentukan Hak Angket DPRD

GAMBIR (Pos Kota) – Panitia Angket DPRD DKI Jakarta akhirnya selesai melakukan penyelidikan terhadap Gubernur Ahok soal kisruh APBD 2015. Namun hingga saat ini, tim angket belum bisa menyimpulkan bahwa Ahok telah melakukan pelanggaran, sebelum diputuskan dalam sidang paripurna, Rabu (1/4).

Ketua Panitia Angket DPRD DKI, Mohammad Ongen Sangadji, mengatakan proses permintaan keterangan, baik dari legislatif hingga pakar telah usai. “Panitia Angket akan mengambil kesimpulan dari seluruh proses penyelidikan  yang berjalan selama 15 hari penuh,” kata Ongen di gedung dewan kawasan Gambir, Senin (30/3). Dia belum bisa menjelaskan hasil kesimpulan dari angket tersebut.

“Teman-teman media harap sabar. Hari ini, kami  menggelar rapat internal dulu, sebelum paripurna. Untuk menyusun hasil angket. Setelah itu, akan kita laporkan dalam paripurna nanti pada Rabu lusa,” kata  Ongen sambil menambahkan dirinya belum bisa menjelaskan apapun sebelum paripurna.

“Tunggu saja ya. Kalau sudah kelar rapat internalnya, kita pasti akan umumkan,” tambahnya.

Salah satu anggota Panitia Angket DPRD DKI dari Fraksi Gerindra, Prabowo Soenirman mengatakan puncak penyelidikan ditutup dengan keterangan dari lima pakar yang dihadirkan oleh Tim Angket. Kelima pakar, yaitu dua pakar hukum tata negara Margarito Kamis dan Irman Putra Sidin, dua pakar Komunikasi Politik Tjipta Lesmana dan Emrus Sihombing serta Pakar Akuntansi Negara Soemardjijo. Mereka dihadirkan secara bergiliran selama tiga hari berturut-turut pada pekan lalu.

Panitia Angket akan membawa hasil angket dalam sidang paripurna pada Rabu lusa. Dalam paripurna nanti, para anggota dewan akan mengeluarkan Hak Menyatakan Pendapat (HMP). Kemudian dalam HMP tersebut nantinya ada akan disimpulkan apakah hasilnya akan dibawa  tim ke Mahkamah Agung (MA) untuk diproses hukum. “Hari ini kita akan rapat internal dulu. Setelah itu kita bawa dalam paripurna. Nanti, anggota dewan akan mengeluarkan HMP,” kata Prabowo, mantan Dirut PD Pasar Jaya. (Joko)