Thursday, 19 September 2019

Warga Tangsel Minta Jalan Rusak Diperbaiki Pemkot

Senin, 30 Maret 2015 — 10:01 WIB
Foto- Salah satu kerusakan atau lubang di Jl. Raya Siliwangi, Pamulang. (anton)

Foto- Salah satu kerusakan atau lubang di Jl. Raya Siliwangi, Pamulang. (anton)

PAMULANG (Pos Kota) – Warga dan pemakai kendaraan yang melintas di Kec. Pamulang, Ciputat, Serpong, Setu dan Pondok Aren minta Pemkot Tangerang Selatan (Tangsel) memperbaiki kondisi jalan dan saluran air yang rusak. Mereka berharap program atau wacana perbaikan tak hanya isapan jempol belaka.

“Kerusakan jalan di beberapa titik khususnya jalan utama dan lingkungan di wilayah Kec. Pamulang, Ciputat, Pondok Aren, Setu dan Serpong sudah sangat mengkhawatirkan dan membahayakan pemakai kendaraan yang melintas,” keluh Darsono, warga Pamulang.

Kerusakan jalan tak hanya akibat aspal terkelupas akibat air hujan dan saluran air tak berfungsi dengan baik tapi banyak jalan yang berlubang dan bergelombang akibat tak kuat menahan beban setiap hari.

Kubangan air setelah hujan tentunya membahayakan pemakai kendaraan khususnya sepeda motor karena lubang di tengah jalan itu tak terlihat akibat tututp air, ujar bapak tiga anak yang setiap hari melintas di Jl. Raya Siliwangi, Pamulang.

Ny. Narti, warga lainnya, meminta Pemkot Tangsel tak selalu melempar tanggung jawab berkaitan perbaikan karena jalan merupakan kewenangan propinsi dan lainnya.

“Yang jelas jalan itu ada di wilayah Kota Tangsel dan Pemkot setempat seharusnya memperbaiki atau menutup jalan yang rusak tersebut,” tuturnya.

Untuk masalah kewenangan berkaitan dengan perbaikan yang kerap disampaikan adalah tanggung jawab Propinsi Banten seharusnya bisa diambil langkah awal dulu jangan menunggu bantuan atau perbaikan dari Propinsi Banten karena kerusakan kalau dibiarkan malah bertambah parah dan menelan korban jiwa, tuturnya.

Pamantau Pos Kota, kerusakan badan jalan yang banyak dikeluhkan warga terjadi beberapa titik yang ada di empat kecamatan antara lain Jl. Raya Arya Putera, Jl. Raya Siliwangi, Jl. Raya RE Martadinata, Jl. Raya Pondok Cabe, Jl. Raya Parung, Jl. Raya Puspitek, sebagian Jl. Raya Ciater dan lainnya.

DANA SUNTIKAN

Menanggapi masalah itu, Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany didampingi Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air setempat (DBMSDA) setempat Retno Prawati dan Kabag Humas setempat Dedi R, mengatakan beberapa jalan yang dikeluhkan pemakai kendaraan memang menjadi tanggung jawab dan pemeliharaannya oleh Propinsi Banten.

Usulan perbaikan kerusakan jalan yang menjadi kewenangan Propinsi Banten sudah lama disampaikan dan kini tinggal menunggu waktu perbaikan saja karena pihak Propinsi Banten melalui Dinas Bina Marga dan Tata Ruang (BMTR) setempat sudah melakukan pengecekan serta meninjua langsung sejumlah ruas jalan yang rusak parah.

“Kalau tak salah sekarang sedang tahapan tender dan diharapkan Mei 2015 mendatang sudah diektahui pemenangnya dan langsung diperbaiki,” tuturnya yang menambahkan nantinya Jl. Raya Siliwangi yang dikeluhkan kondisinya akan sama seperti di Jl. Raya Ciater dengan adanya pelebaran jalan dan memiliki empat lajur.

Untuk perbaikan tersebut Propinsi Banten menyiapkan dana suntukan untuk perbaikan jalan, saluran air dan sebagian pembebasan lahan sekitar Rp 155 miliar, imbuhnya yang berharap kegiatan itu nantinya langsung dikerjakan sehingga tak ada penundaan perbaikan jalan kegiatan itu dilakukan untuk menghindari salah langkah yang berujung ke masalah hukum sehingga perlu proses tahapan terlebih memakai uang Negara.

(anton/sir)