Tuesday, 13 November 2018

Gas Elpiji 12 Kg Naik Menjadi Rp150 Ribu/Tabung

Rabu, 1 April 2015 — 11:43 WIB
Foto-Pengecer. Gas elpiji 12 Kg di daerah Sidamukti, Sukamaju-Cilodong, Depok. (setiawan)

Foto-Pengecer. Gas elpiji 12 Kg di daerah Sidamukti, Sukamaju-Cilodong, Depok. (setiawan)

JAKARTA (Pos Kota) – Baru bulan lalu menaikkan harga. Kini, Pertamina kembali menaikkan harga gas jual elpiji 12 Kg sebesar Rp8.000/tabung.

“Mulai 1 April ini, harga gas elpiji 12 Kg naik Rp8,000/tabung,” kata Arifin dari agen Cahaya Gasindo di Jl Pembangunan, Jakpus, Rabu (1/4).

Ia sendiri mengaku kaget atas kenaikan harga gas elpiji 12 Kg ini, karena tidak ada pemberitahuan sama sekali. “Saya baru tahu tadi pagi saat anak buah saya mengambil pasokan di SPPBE (stasiun pengisian dan pengangkutan bulk elpiji, red),” jelasnya.

Dengan naiknya harga Rp8.000/tabung, ia mengungkapkan biaya tebus Harga tebus yang sebelumnya Rp133.000 naik menjadi Rp141.000/tabung.

Jika diantar, pihaknya mengaku menjual gas elpiji 12 Kg dengan harga sekitar Rp143.000-Rp144.000/tabung. Sebelumnya harga jual gas 12 Kg sekitar Rp134.000-Rp135.000/tabung.

Ia khawatir kenaikan harga gas elpii 12 Kg ini kemungkinan besar omset penjualan semakin turun. Saat harga gas elpiji 12 Kg naik pada Maret lalu, omsetnya turun 30-40 persen. “Sehingga bukan tidak mungkin omset penjualan merosot lagi,” keluhnya.

Novi, pengecer gas elpiji 12 Kg di daerah Sidamukti, Sukamaju-Cilodong, Depok, menjelaskan dengan naiknya harga Rp8.000/Kg, maka harga gas elpiji 12 Kg pasca kenaikan bisa di atas Rp150.000/tabung.

“Yang jelas, harga gas elpiji 12 Kg bisa lebih dari Rp150.000/tabung,” ujarnya.

Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina, Ahmad Bambang maupun Vice President Communication Pertamina, Wianda Pusponegoro tidak mengangkat telepon selulernya saat dihubungi Pos Kota untuk dimintai keterangan terkait kenaikan harga gas elpiji 12 Kg ini.
(setiawan/air)