Thursday, 20 September 2018

Satu Lagi Guru JIS Divonis 10 Tahun Penjara

Kamis, 2 April 2015 — 22:07 WIB
Staf pengajar JIS Neil Bantleman divonis 10 tahun di PN Jakarta Selatan, Kamis sama dengan vonis terhadap Ferdinant Tjiong

Staf pengajar JIS Neil Bantleman divonis 10 tahun di PN Jakarta Selatan, Kamis sama dengan vonis terhadap Ferdinant Tjiong

JAKARTA (POs Kota)- Seorang lagi guru Jakarta International School (JIS) divonis 10 tahun penjara di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (2/4) sore. Terdakwa Ferdinant Tjiong juga didenda Rp 100 juta subsidair 6 bulan kurungan.

Sebelum di pengadilan yang sama, Neil Bantleman, juga divonis dengan hukuman yang sama. Kedua guru JIS itu dinyatakan bersalah melakukan kekerasan seksual terhadap anak muridnya.

“Terdakwa terbukti melakukan kekerasan, tipu muslihat, kebohongan,” kata hakim Nur Aslam di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang dihadiri puluhan kerabat dan murid . Bahkan istri tersakwa, Sisca Tjong juga hadir. Mereka tampak syok dan ada yang menangis mendengar putusan tersebut.

Sama seperti Neil, Ferdinant Tjiong juga langsung menyatakan banding atas putusan tersebut. Bahkan terdakwa mengecam putusan hakim dan merasa diperlakukan tidak adil.

Hukuman ini lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum yang menuntut Ferdinant juga Neil dengan hukuman 12 tahun penjara. Ferdinant dan Neil terbukti melanggar Pasal 82 Undang-Undang No.23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak

Sementara itu Duta Besar AS untuk Indonesia, Robert Blake, mengaku kecewa dengan putusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jaksel. Blake membuat pernyataan tertulis menanggapi hukuman terhadap Neil.

“Banyak pertanyaan-pertanyaan serius muncul dalam kasus ini terkait dengan proses penyelidikan dan kurangnya bukti-bukti yang kredibel dalam tuduhan terhadap para guru. Dalam hal ini, kami sangat kecewa dengan putusan ini,” kata Blake dalam keterangan tertulis dari Kedubes AS untuk RI, Kamis (2/4).(adji)