Saturday, 24 August 2019

Buntut Digrebeknya Pabrik Pemalsu

Omset Penjualan Air Zam-zam di Tanah Abang Merosot Tajam

Sabtu, 4 April 2015 — 8:04 WIB

TANAH ABANG (Pos Kota) – Dampak ditemukannya air zam-zam dan minyak zaitun palsu, beberapa pedagang oleh-oleh haji di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, mengaku omset penjualannya menurun. Meski ada pembeli, mereka  kini lebih dulu mempertanyakan keasliannya dulu.

“Iya gara-gara temuan air zam-zam dan minyak zaitun palsu, kita pedangan kena dampaknya. Padahal, kalau pun pemasarannya hingga di Tanah Abang, mungkin itu hanya beberapa pedagang saja. Dan bisa dikatakan oknum,” ungkap Ny.Masnah, penjual suvenir dan oleh-oleh khas tanah Arab, Jumat (3/4).

Diungkapkannya, untuk urusan membeli oleh-oleh, khususnya air zam-zam dan minyak zaitun, kini konsumen sedikit rewel. “Kadang ada yang minta dites menggunakan alat ukur, kita sih maklum. Tapi saya pastikan, semua makanan di sini asli tidak berani kalau tipu-tipu,” ungkapnya.

Ungkapan serupa juga dikeluhkan pedagang lain, Hisyam Sungkar, ia menggerutu usai mengetahui adanya pemberitaan pemalsuan air zam-zam. “Pantas saja pembeli sedikit berkurang, laknat itu orang sampai air zam-zam saja dipalsukan,” ucapnya sambil meminta polisi menghukum berat pelakunya.

Menurutnya, untuk barang dagangan miliknya di dapat melalui biro umroh langganan dan distributor resmi sebagai pemasok ke tokohnya. “Itu juga harus ada bukti label pengiriman dari Mekah, lalu cek lebel dan kemasan. Kalau ada yang rusak atau terbuka, saya nggak mau,” jelasnya.

Sebelumnya, Polres Jakarta Pusat, menggerebek tempat pemalsuan air zam-zam dan minyak zaitun di kawasan Kembangan, Jakarta Barat, dan Jatinegara, Jakarta Timur. Dalam penggerebekan itu, petugas mengamankan 5 tersangka yang memiliki peran berbeda dan kasusnya masih dalam penyelidikan. (deny)