Thursday, 23 November 2017

Ahok : Warga Miskin di Jakarta Meningkat

Senin, 6 April 2015 — 15:29 WIB
Ilustrasi pengemis sedang menghitung uang

Ilustrasi pengemis sedang menghitung uang

GAMBIR (Pos Kota) – Jumlah penduduk miskin di Jakarta meningkat menjadi 412 ribu jiwa. “Peningkatannya cukup besar dibandingkan tahun 2013 yang tercatat sekitar 371 ribu orang,” kata Gubernur Ahok saat membacakan laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) APBD DKI 2014 kepada DPRD DKI.

Agar mereka tidak terlalu sengsara menjalani kehidupan, kata Ahok, maka Pemprov DKI Jakarta akan terus membangun rusun dan pasar. “Menurut saya rusun dan pasar merupakan hal paling mendasar dibutuhkan rakyat kecil, agar mereka bisa tinggal di tempat yang layak dan punya tempat usaha,” kata Ahok, pada sidang paripurna LKPJ di gedung Dewan, kawasan Gambir, Senin (6/3).

Melonjaknya warga miskin di Jakarta, kata Ahok, dikarenakan berbagai faktor. “Sepanjang tahun 2014 di DKI terjadi inflasi sekitar delapan sampai sembilan persen yang dipicu kenaikan BBM subsidi dan tarif dasar listrik yang membuat semua harga kebutuhan melambung,” ungkap Ahok sambil menambahkan akibat melambungnya berbagai kebutuhan hidup, maka rakyat kecil makin banyak beban dan jumlahnya terus bertambah.

Menurutnya parameter rakyat miskin di Jakarta adalah keluarga yang berpenghasilan di bawah UMP 2014 sebesar Rp 2,4 juta. “Pada tahun 2013 warga yang berpenghasilan di bawah UMP berkisar 317 ribu. Namun pada tahun 2014 dikarenakan banyak faktor, maka orang jatuh miskin tambah banyak sehingga berdasarkan data kita terdapat sekitar 412 ribu orang,” kata Ahok pada paripurna yang dipimpin Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi didampingi Wakil Ketua DPRD Mohammad Taufik.

Usai membacakan LKPJ tersebut Ahok menyerahkan buku laporan kepada Prasetio. “Kami terima LKPJ dari Gubernur yang selanjutnya akan dibahas teman-teman Dewan di dalam rapat komisi untuk kemudian dilakukan perbaikan, agar pengelolaan pemerintah ke depan semakin baik,” ujar Prasetio pada paripurna LKPJ yang berlangsung singkat. Usai acara ini, rencananya kegiatan Dewan akan melakukan paripurna tentang hak angket yang akan diputuskan sore ini juga. (Joko)