Sunday, 18 November 2018

Siswa Yang Wajahnya Disabet Samurai Akhirnya Tewas

Senin, 6 April 2015 — 22:45 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

TANGERANG (Pos Kota) – Ahmad Arifin,17, korban tawuran yang terjadi di Jalan Perintis Kemerdekaan, Cikokol, Kota Tangerang akhirnya menghembuskan nafas terakhir setelah sempat dirawat intensif di RSU Tangerang.

“Benar, korban telah meninggal dunia di rumah sakit akibat sabetan sajam di wajahnya,” kata Kapolsek Tangerang Kota, Kompol Bambang Gunawasan saat dihubungi, Senin (6/4) malam.

Polisi mengaku tengah mengejar pelaku yang menyebabkan pelajar kelas 2 SMK PGRI itu tewas. Sejumlah keterangan saksi telah dimintai guna menangkap  kasus itu. “Pelaku masih kita kejar. Doakan semoga cepat tertangkap,” kata Bambang.

Peristiwa tawuran pelajar itu terjadi di Jalan Perintis Kemerdekaan atau yang dikenal sebagai kawasan pendidikan oleh Pemkot Tangerang. Namun, predikat itu akhirnya tercoreng setelah pelajar SMK PGRI 2 dengan SMK Yuppentek terlibat baku hantam. Belum diketahui dengan pasti siapa yang memulai aksi tawuran tersebut.

‎Ahmad Arifin tiba-tiba terkapar bersimbah darah. Samurai pelaku pun masih tertancap di kepala korban. Sejumlah teman korban yang melihat langsung membawa Ahmad ke RSU Tangerang. Namun naas, nyawanya tak tertolong saat menjalankan perawatan tim medis. (Imam)

  • Ninja Bercadar

    generasi2 tolol…kerjanya cuma berkelahi aja…masa depan suram sudah terbentang di depannya….seharusnya siswa2 yg suka berkelahi…dikasih catatan agar seumur hidupnya tidak diterima kerja