Wednesday, 21 November 2018

Vino Bastian-Marsha Adu Akting di Toba Dreams

Senin, 6 April 2015 — 8:31 WIB
Marsha Timothy dan vino G Bastian

Marsha Timothy dan vino G Bastian

PASUTRI Vino G. Bastian dan Marsha Timothy  beradu akting di film besutan sutradara Benny Setiawan. Toba Dreams, begitu judul film yang diadopsi dari novel karya mantan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negera (PAN) T.B. Silalahi, dengan judul asli Sersan Tebe. Meski ini bukan kali pertama main bareng namun mereka masih  kesulitan untuk menemukan chemistry.

“Karena kita menghidupkan karakter lain, bukan diri kita sendiri,” jelas Marsha.

“Jelas berbeda. Kalau di film  kita bukan sebagai diri kita yang asli. Walaupun sudah punya modal chemistry di kehidupan nyata, tapi chemistry yang ingin diterjemahkan di film sangat berbeda.  Saya beruntung mendapat lawan main seperti
Marsha, karena dia orang yang sangat total dan kooperatif dalam bekerja,” timpal Vino.

Dikatakan Vino, selama proses syuting dia merasa sangat   menyenangkan. “Selain banyak adegan yang seru dan menguras tenaga serta emosi, lewat film ini saya bisa syuting sambil liburan di Balige, sebuah kota di pinggir danau toba yang
sangat indah,” ungkapnya.

Menurut dia, meski film Toba Dreams berlatarbelakang budaya Batak tapi sesungguhnya  ini adalah film yang multi kultur. Film ini sangat Indonesia dengan konflik yang dekat dengan kita. Konflik yang kadang kita anggap kecil dan remeh tapi justru jadi sumber pemicu konflik yang jauh lebih besar.

Vino berperan sebagai Ronggur. Anak yang lahir dari bapak berdarah Batak yang prajurit TNI berwatak keras. Tetapi Ronggur dibesarkan oleh seorang ibu keturunan Jawa. Bapaknya lebih mengutamakan negara di atas segalanya, membuat Ronggur besar tanpa sosok bapak. Bisa diibaratkan Ronggur “tahu” siapa bapaknya tapi dia tidak “kenal” siapa bapaknya. Selain itu Ronggur yang  Batak tapi justru tidak “mengenal” Batak. (embun)