Tuesday, 20 November 2018

Cegah Banjir, Pemilik Gudang di Tegal Alur Harus Buat Got

Rabu, 8 April 2015 — 15:37 WIB
Lurah tegal Alur, Anik Sulastri, memantau kali di kawasan pergudangan di wilayahnya. (tarta)

Lurah tegal Alur, Anik Sulastri, memantau kali di kawasan pergudangan di wilayahnya. (tarta)

KALIDERES (Pos Kota) – Kali Tanjungan di Kelurahan Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat, mengalami pendangkalan dan penyempitan. Kondisi ini mengakibatkan aliran air tidak lancar dan saat turun hujan menimbulkan genangan bahkan banjir.

Air kali mengalir dari saluran atau got yang berada di pinggir bangunan kawasan pergudangan yang juga mengalami penyempitan. Ketinggian air hampir sama dengan badan jalan, sehingga saat hujan air got meluap dan mengenangi jalanan.

Lurah Tegal Alur, Anik Sulastri menjelaskan terdapat sekitar 400 gudang di Kompleks Pergudangan Miami diwilayah Jakarta Barat. Bangunan gudang sebagian menutup akses air menuju kali, sehingga berpengaruh terhadap banjir atau rob yang terjadi di Tegal Alur.

Ia minta para pemilik gudang untuk membangun gorong-gorong sepanjang sekitar 1 Km. Mulai dari Jl Kapuk kamal sampai ujung Kali Tanjungan. Selain itu, juga telah mengusulkan agar jalan ditinggikan dan dibangun sodetan di Jl Kamal Raya tembus ke ujung Kapuk Kamal.

“Usulan untuk mengatasi banjir ini telah diajukan dalam musrenbang dan diakomodir,” jelas Anik Sulastri, Rabu (8/4).

Camat Kalideres, Yunus Burhan, menambahkan realisasi proyek normalisasi dan pengerukan kali itu masih menunggu APBD cair. “Pembangunannya terintegrasi dengan pemancangan sheet pile yang tengah dilaksanakan Kementerian Pekerjaan Umum RI,” ucapnya. (tarta)