Wednesday, 18 October 2017

Warga Duren Sawit Hadang Petugas Eksekusi Lahan

Rabu, 8 April 2015 — 12:06 WIB
Foto- Massa menghadang petugas eksekusi lahan di kawasan Duren Sawit. (ifand)

Foto- Massa menghadang petugas eksekusi lahan di kawasan Duren Sawit. (ifand)

DUREN SAWIT (Pos Kota) – Eksekusi lahan yang ditempati 17 Kepala Keluarga (KK) di Jalan Pendidikan III dan Jalan Irigasi, Duren Sawit, Jakarta Timur berlangsung ricuh. Warga melakukan penghadangan seraya menolak untuk ditertibkan.

Ratusan warga penghuni kontrakan di atas lahan seluas 1.137 meter persegi, melakukan aksi bakar ban tepat di atas jembatan Irigasi. Anak-anak dan wanita histeris meliht aksi saling dorong antara ptgs dengan para warga.

Mukriyadi, 49, warga yang mengontrak menolak adanya penertiban tersebut. Menurutnya, hingga saat ini belum ada surat peringatan yang meminta mereka untuk angkat kaki dari lahan sengketa tersebut.

“Sejak tahun 2004 kami sudah mengontrak disini. Kalau mau ditertibkan, mana sini kasih lihat kita surat dari pengadilan,” kata Mukryadi, Rabu (8/4).

Dikatakannya, jika memang ada sengketa atau ada masalah dokumen, para pengontrak minta agar masalah tersebuut diselesaikan terlebih dahulu. “Jangan kami yang jadi korban. Kalau memang ada masalah, tangkap saja yang bersalah bukannya kita yang malah digusur-gusur,” ungkapnya.

Atas penolakan itulah, ratusan petugas satpol PP Jakarta Timur, yang sudah bersiap-siap masih terus berjaga. Kasatpol PP dan camat Duren Sawit masih terus melakukan negosiasi. Sementara polisi meminta warga untuk segera membuka blokade jalan. Karena akibat aksi ini terjadi kepadatan lalu lintas di depan Universitas Dharma Persada.
(ifand/sir)