Tuesday, 25 September 2018

Usai UN, Siswa SMK Bentrok Satu Luka Bacok

Kamis, 16 April 2015 — 15:42 WIB
Foto-Dua pelajar SMK yang tawuran diamankan polisi.(Silaen)

Foto-Dua pelajar SMK yang tawuran diamankan polisi.(Silaen)

KEMAYORAN (Pos Kota)- Usai melaksanakan Ujian Nasional (UN), dua kelompok siswa SMK swasta bentrok, satu luka bacok kemudian motor dirampas di Fly Over Jalan Landasan Pacu, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (16/4) siang. Petugas menemukan dua senjata tajam.

Dua kelompok yang bertikai itu berasal SMK swasta di Kemayoran dan SMK swasta di Bekasi Timur, akibat bentrokan itu satu pelajar dari Bekasi Timur, luka bacok di lengan dan satu sepeda motor Honda Supra X B 6711 KUT, dirampas, sedang pelajar SMK Kemayoran mengalami luka lecet setelah ketabrak mobil dinas Patko.

Kini korban yang luka bacok, Yandri,18, Kelasa III SMK Bekasi Timur, luka di lengan dan punggung sempat diobati di RS Mitra Kemayoran, sedang dua pelajar dari SMK Kemayoran Tio,19, EVa Fuji,18, mengalami luka lecet di kedua lengan akibat ketabrak mobil petugas Patroli Kota (Patko) saat mengejar.

“Dua pelajar yang luka itu karena saat mau diuber malah kabur setelah naik ke kap mobil kemudian terjatuh,” ujar salah satu petugas yang mengebdarai mobil dinas.

Keterangan yang dihimpun dari TKP, sekitar pukul 13:00, pelajar SMK usai melaksanakan UN, dan sebagian pelajar SMK swasta di Kemayoran setelah ujian nasional, mereka berjalan secara berkonvoi hingga menuju jalan layang.

Namun tak lama kemudian, melintas 10 sepeda motor yang dikendarai SMK swasta di Bekasi Timur. Melihat pelajar mengendarai 10 sepeda motor melintas di jalan layang, hingga membuat suasana di jembatan layang itu semakin mencekam hingga membuat puluhan pelajar SMK Kemayoran itu terpancing.

Tak pelak lagi, setibanya di jalan layang membuat kubu di kedua pelajar itu semakin memanas. Tawuran pun tak dapat dihindar hingga terjadi bentrok antar kubu pelajar itu. Lemparan batu pun terjadi diantara mereka, hingga membuat suasana mencekam di sepanjang jalan raya.

Dan tak lama kemudian mobil Patko Polsek Kemayoran yang tiba dikendarai Aipda Muslim, sempat membubarkan tawuran itu namun naas setibanya polisi dilokasi, tiba-tiba satu pelajar dari grop SMK Kemayoran, saat mau kabur menghindar polisi malah menabrak mobil petugas hingga mental.

Sementara dari jarak 50 meter, petugas sudah melihat satu pelajar ambruk tersungkur akibat lengan dan pinggang luka bacok. Melihat ada korban, petugas mobil Patko, segera menolong dan membawa ke RS Mitra Keluarga Kemayoran. Namun motor korban yang luka bacok itu juga dibawa kabur oleh lawannya dari pelajar SMK Kemayoran.

Sementara petugas kepolisian, masih terus menguber pelajar yang membawa kabur motor milik Yandri, yang luka bacok itu. Kini korban setelah diobati di rumah sakit segera diperbolehkan pulang. Karena luka bacoknya tidak begitu dalam hingga korban bisa diperbolehkan pulang,” ujar Kapolsek Kemayoran Kompol Suyut.
(silaen/sir)

  • adam bahtiar

    Dasar otak kriminal….. kerjanya. Tawuran, biasanya pelajar miskin dah miskin belagu
    .

  • supono

    Hari gini bukannya mikir ‘ntar lulus mau kerja apa kuliah dimana untuk masa depan sendiri, e…malah tawuran, abis tawuran nganggur kaya kambing congek.

  • Gangster

    kenapa gak ditembak mampus aja para pelaku

  • orangnormalmenujugila

    Gak tau ya cari kerja susah. Ini malah tawuran. Calon koruptor tulen. Kasih kartu merah alias tidak lulus berkelakuan baik.