Sunday, 28 May 2017

Mantan Tangan Kanan Sadam Huseein Tewas

Jumat, 17 April 2015 — 21:24 WIB
Ibrahim Izzat Al Douri

IRAK –   Ibrahim al-Douri, pemimpin militan Irak,  mantan tangan kanan Saddam Hussein, yang menjadi buronan sejak lebih dari 10 tahun terakhir, telah tewas, media Irak mengatakan.

Mereka mengatakan ia meninggal di dekat kota utara Amreen di provinsi Erbil.

Al-Douri, 72, memimpin Tarekat Naqsybandi, salah satu kelompok pemberontak utama di Irak dan kekuatan utama di balik kenaikan pamor ISIS, baru-baru ini .

Dia adalah wakil Saddam Hussein, yang digulingkan ketika pasukan pimpinan AS menginvasi Irak pada 2003 dan dieksekusi pada tahun 2006.

Al-Douri dianggap sebagai tokoh paling tinggi dari Partai Baath, pendukung  Saddam Hussein yang berhasil menghindari penangkapan setelah invasi AS, dan menjadi pencarian selama bertahun-tahun.

Ibrahim Al Douri termasuk dalam daftar target AS dengan simbil kartu King dan bagian rezim Saddam Hussein yang terus dicari AS, setelah keruntuhannya.

BANGKITKAN PARTAI BATH

Dalam analisisnya di laman Telegraph, Colin Freeman menulis, Ibrahim Al Douri telah lebih dari satu dekade menjadi buronan, dan merupakan pembantu Saddam Huseein paling terpercaya di akhir diktator Irak – Dia juga sempat muncul kembali sebagai tokoh tokoh spiritual bagi yang mencoba memulihkan Partai Ba’ath.

Al Douri , yang kepalanya dihargai 10 juta dollar oleh AS, membantu Saddam Huseein memimpin kudeta 1968 itu. Setelah lolos dari tangkapan AS, diduga Al Douri kembali memimpin sekelompok militan yang melakukan aksi kekerasan di seantero negeri Irak.

Dalam beberapa pertempuran sengit sejak pasukan AS meninggalkan Irak, dua tahun lalu, orang-orang bersenjata menyerang unit militer Irak di Irak utara, mendirikan pos-pos pemeriksaan mereka sendiri, dan mengarahkan pasukan ke kota kecil di utara Baghdad, yang mereka dinyatakan ” wilayah Irak yang pertama dibebaskan “.

Merekrut minoritas Muslim Sunni, Al Douri berupaya untuk menggulingkan pemerintah Presiden Nouri al Maliki  yang didominasi Syiah  – yang mereka percaya telah rentan sejak Irak ditinggalkan pasukan AS .

Milisi yang dipimpin al-Douri diperkirakan telah menjadi pendukung utama tindakan keras dalam protes anti-pemerintah di Hawija, sebuah kota berdebu dalam apa yang digunakan pasukan AS untuk memanggil ” Segitiga Sunni “. – bbc/telegraph/d

  • karedok

    rupanya inilah salah satu dedengkot isis sekarang baru tahu rasa

Terbaru

Kapolresta Tangsel AKBP Fadli Widiyanto. (anton)
Minggu, 28/05/2017 — 17:17 WIB
Penganiayaan di Tangsel Bukan Dilakukan Gangster
jaya
Minggu, 28/05/2017 — 16:55 WIB
Gudang Toren Terbakar, Warga Khawatir
Halte Bus Trans di kawasan Harmoni, Jakarta Pusat.
Minggu, 28/05/2017 — 15:50 WIB
Transjakarta Terkendala Kios Sembako Murah di Halte