Tuesday, 25 September 2018

Tawuran di Depok Seorang Remaja Tewas Mengenaskan

Jumat, 17 April 2015 — 6:45 WIB
Polisi melakukan oleh TKP tawuran dua kelompok di Depok

Polisi melakukan oleh TKP tawuran dua kelompok di Depok

DEPOK (Pos Kota) – Tawuran antara dua kelompok terjadi di Depok, Jawa Barat,  Jumat (17/4) sekitar pukul 00:30. Seorang remaja tewas di lokasi kejadian akibat luka bacok di bagian kepala.

Agus alias Alin alias Burnok,15, warga Jalan Maliki 1, Kel. Abadi Jaya, Kec.Sukmajaya, Kota Depok, tewas mengenaskan karena kehabisan darah akibat luka mengangah sabetan celurit dan benda keras di bagian kepala.

Menurut Kapolsek Sukmajaya, Kompol Agus Widodo, pihaknya mendapat laporan dati warga telah ditemukan remaha tewas tergeletak di Jalan Raya Keadilan No.8, Kel. Abadi Jaya, Kec. Sukmajaya, Kota Depok.

“Petugas Sentra Pelayanan (SPK) Polsek menerima laporan dari seorang pengendara motor yang hendak menuju Kelapa Dua Cimanggis ada korban tewas di pinggir jalan. Anggota langsung ke lokasi kejadian dan mensterilkan lokasi,”ujarnya kepada Pos Kota.

Kapolsek mengatakan, pihaknya masih menyelidiki pelaku penyebab korbn tewas. Namun petugas reskrim sudah mengamankan sejumlah barang bukti yang tertinggal di lokasi.

“Hasil penyisiran anggota, didapatkan barang bukti celurit, balok kayu, tiga batang bambu , serta motor Yamaha Jupiter MX B 3789 EXI diduga milik korban, disita petugas,”ungkapnya.

Dalam peristiwa itu, Kapolsek mengungkapkan, telah memeriksa dua orang saksi. “Kita sudah memeriksa Mohamad Saiful anwar,20, warga, serta Sandi Ramadhan, 27, “katanya.

Kapolsek mengatakan, pihaknya telah menghubungi pihak keluarga korban. Kini korban sudah dibawa ke RS Kramat Jati.

Sementara itu, Faisal saksi lain mengatakan, korban tewas akibat dibacok dalam tawuran.  Sebelum korban ditemukan tewas terjadi keributan di lokasi antara dua kelompok remaja. “Jumlah mereka puluhan, sambil dibekali senjata tajam, balok, dan bambu. Dari melihat benda bawaannya, seperti kelompok ini sudah merencanakan tawuran dengan janjian sebelumnya,”cetusnya. (Angga)

  • gue

    kenapa cuma satu yang mokat… kenapa ga 100 sj

  • aboy

    masih makan tahu tempe aja udah sok jago… kalo emang jagoan lawan noh teroris..