Thursday, 15 November 2018

Kisruh PSSI vs Menpora, KONI Siap Mediasi

Senin, 20 April 2015 — 22:29 WIB

JAKARTA (Pos Kota) –  Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan Komite Olahraga Indonesia (KOI) siap melakukan mediasi PSSI-Kemenpora terkait sanksi pembekuan induk organisasi sepakbola itu. KONI mengakui kepengurusan baru PSSI periode 2015-2019, sementara KOI mendukung keputusan pemerintah, dalam hal ini Kemenpora untuk mengikuti Undang-undang RI.

Pengurus baru dipimpin La Nyalla Mattaliti melakukan roadshow ke kantor Menpora, Senin (20/4). Sayangnya, tak ada Menpora Imam Nahrawi. Sedangkan Deputy V Gatot S Dewa Broto menolak menemui, karena tak ada perintah atasannya. Alhasil, rombongan PSSI kemudian menemui pimpinan KONI, dan diterima Ketua Umum KONI, Tono Surartman.

Menanggapi sanksi Kemenpora, Tono menjanjikan KONI bakal berusaha untuk menengahi PSSI dan Kemenpora.”Ada beberapa hal yang tidak bisa kami lakukan dengan tugas menangani kompetisi sepakbola dari Kemenpora,” kata Tono.

“Satu atau dua hari lagi, saya akan menghubungi dan bertemu Pak Menpora,” tambahnya.
Menurut Tono, permasalahan terletak pada komunikasi. “Secara AD/ART PSSI benar melakukan kongres, tapi mungkin  komunikasi yang kurang antara PSSI dan Pemerintah,” jelas Tono.

DUDUK BERSAMA

Ketua Umum KOI Rita Subowo mengatakan, juga berniat dialog dengan menteri. “Kami tidak dapat tembusan surat Menpora,” kata Rita usai menerima La Nyalla dan kawan-kawan.

Menurut dia, KOI ikut pemerintah tunduk pada Undang-undang. Namun, katanya, pihaknya tidak ingin olahraga sepakbola mendapatkan masalah. “Untuk itu kita harus duduk bersama untuk menyelesaikan masalah ini,” kata Rita. (awang)

  • mahendra

    suruh aja imam nahrowi ngurusin klub PS. Bangkalan Madurua jadi yang rugi cuma orang madura daerah asalnya jangan buat keputusan yang bikin satu Indonesia susah.