Thursday, 30 March 2017

Empat Tersangka Ditangkap, 10 Kg Shabu Lolos Diselundupkan

Kamis, 23 April 2015 — 20:05 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

MEDAN (Pos Kota) –  Personil Satuan Narkoba Polres Asahan meringkus empat anggota sindikat peredaran sabu-sabu internasional . Namun, polisi tak bisa mengamankan barang bukti 10 kg shabu.

Keempat tersangkag M Ali,39, warga Sei Tualang Raso, Rusdi Nasution,36, penduduk Jalan Bahagia, Baharuddin,44, warga Beting Kwala Kapias dan Ahmad Ridwan,34, penduduk Kota Tanjungbalai masih diperiksa.

Dari keempat tersangka, petugas hanya berhasil mengamankan barang bukti 36,38 gram sabu-sabu.
Sedangkan shabu seberat 10 kg yang mereka bawa dari Malaysia, telah  lolos karena telah diantar ke penerimanya di Asahan.

Kasat Narkoba Polres Asahan, AKP Anderson Siringoringo, Kamis (23/4),  mengatakan M Ali awalnya membawa sabu-sabu seberat 10 kg dari Malaysia menggunakan kapal nelayan. Setelah sampai di perairan Asahan, barang haram itu dipindahkan ke boat pelaku lainnya, Baharuddin dan Rusdi.

“Para tersangka ini adalah orang kepercayaan sang bandar. Dari Malaysia, sabu-sabu itu didrop di tengah laut. Kemudian, sabu-sabu dipindahkan ke boat Baharuddin dan rekannya, Rusdi, yang telah menunggu di perairan Asahan,” terang Anderson.

Setelah sampai di darat, barang haram itu lalu diambil tersangka Ahmad Ridwan dan diantar ke bandar melalui jalan darat.

Saat dilakukan penggrebekan, polisi menemukan 36,38 gram sabu dalam perahu.

“Keempat tersangka mendapat upah Rp10 juta untuk per kg sabu yang berhasil di antar,”ungkapnya. (samosir)