Thursday, 19 September 2019

Pekerja Informal Bukan Penerima Upah Dilindungi JKK dan BPJS

Senin, 27 April 2015 — 22:15 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

JAKARTA (Pos Kota) – Pekerja informal atau bukan penerima upah bisa mendapat sejumlah manfaat perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian melalui BPJS Ketenagakerjaan, hanya dengan membayar iuran  mulai dari Rp 35.100,-

Untuk mendorong peningkatan  kepesertaan BPU, BPJS Ketenagakerjaan kantor Cabang Jakarta Pulogadung menyelenggarakan sosialisasi masif diantaranya di Buaran Mall  pada hari Minggu, 26 April 2015.

Kepala Kantor Cabang BPJS ketenagakerjaan Pulogadung M.I. Sri Widiastuti mengungkapkan, peserta akan mendpat perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JK).

“Peserta program yang mengalami kecelakaan kerja,  cukup menunjukan kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan akan mendapat perlindungan di RS Trauma Center yang bekerja sama langsung dengan BPJS Ketenagakerjaan. Dan

Jika, peserta BPU meninggal dunia, maka ahli warisnya berhak mendapatkan santunan kematian sebesar Rp 21.000.000,00,” jelas Sri Widiastuti, Senin (27/4).

Diharapkan sosialisai masif ini dapat meningkatkan kepedulian, kesadaran dan pemahaman terhadap masyarakat dan pemilik perusahaan akan perlindungan bagi tenaga kerja sehingga mereka lebih merasa aman dan nyaman dalam melakukan pekerjaannya.

“Jadi kalau perusahaan ada yang  belum menjadi peserta BPJS Ketengakerjaan,  segera laporkan perusahaan anda ke BPJS Ketenagakerjaan cabang Jakarta Pulogadung atau kantor cabang lainnya,” tegasnya.

Di  Kantor Cabang Jakarta Pulogadung sendiri, saat ini sudah terdaftar  sekitar 1896 perusahaan dengan total tenaga kerja 115412 orang.

Menurutnya, program jaminan yang diberikan  BPJS Ketenagakerjaan merupakan hak seluruh pekerja dan wajib diikuti oleh seluruh pekerja baik Penerima Upah maupun Bukan Penerima Upah. (Tri/d)