Friday, 21 September 2018

Pengurus Baru KONI DKI Tidak Rangkap Jabatan

Kamis, 30 April 2015 — 9:15 WIB

JAKARTA (Pos Kota) – Sesuai arahan Gubernur Ahok, dalam kepengurusan baru Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DKI Jakarta, tidak akan merangkap jabatan di cabang olahraga lain.

Kepengurusan di bawah kepemimpinan Raja Sapta Eri yang akrab disapa Eyi, penerapan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) merupakan salah satu fokus yang harus direalisasi.

“Dalam AD/ART KONI DKI Jakarta sudah jelas digariskan, bahwa semua pengurus inti mulai dari ketua, wakil ketua, sekretaris dan bendahara tidak diperbolehkan memegang jabatan rangkap seperti menjadi ketua salah satu cabang olahraga,” kata Ketua Bidang Organisasi KONI DKI, Didi O Affandi di Jakarta. Hal ini sekaligus menindaklanjuti arahan Ahok yang pernah disampaikan sebelumnya.

Kenapa pengurus inti tidak boleh jabatan rangkap, jelas Didi yang jadi Ketua Bidang Organisasi di kabinet Eyi ini, antara lain untuk menghindari konflik kepentingan orang bersangkutan. Dalam hal ini, pengurus baru KONI DKI ingin menerapkan garis lurus demi kemajuan organisasi terutama dalam meningkatkan prestasi para atlit Jakarta.

“Bahkan, sesuai AD/ART pula, anggota DPRD DKI pun tidak diperbolehkan jadi pengurus KONI DKI Jakarta. Mereka hanya bisa menjadi pengurus salah satu cabor. Ini kami lakukan demi pembenahan organisasi yang berdampak kepada kemajuan dan peningkatan prestasi atlit Jakarta,” tandas Didi yang juga Ketua Cabor Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) ini.

Seperti diketahui, kepengurusan KONI DKI Jakarta baru terbentuk melalui Musdaprov KONI Luar Biasa beberapa waktu lalu. Eyi terpilih sebagai Ketua KONI DKI secara aklamasi untuk melanjutkan kepemimpinan Winny Erwindia hingga 2017 mendatang.

Sebagai contoh positif soal jabatan rangkap ini langsung dilakukan Eyi, dengan mundur dari Ketua Cabor Federasi Olahraga Karate Indonesia (Forki) DKI. “Namun saat ini masih ada dua pengurus inti yang masih merangkap jabatan dan diminta harus segera menentukan sikap, pilih jabatan yang mana,” tandas Didi.
(joko/sir)