Tuesday, 14 August 2018

Warga Bangka Jaksel Antusias Sertifikasi Unggas Peliharaan

Sabtu, 9 Mei 2015 — 10:12 WIB
Lurah Bangka, Dedih Suhada (kanan) menyerahkan sertifikasi unggas kepada pemilik ayam hias hasil sweeping  di 3 RT di RW 01 Kelurahan Bangka, Jaksel.

Lurah Bangka, Dedih Suhada (kanan) menyerahkan sertifikasi unggas kepada pemilik ayam hias hasil sweeping di 3 RT di RW 01 Kelurahan Bangka, Jaksel.

MAMPANG PRAPATAN (Pos Kota) – Khawatir terjangkit virus flu burung (H5N1), warga di RW 01 Kelurahan Bangka, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan antusias mensertifikasikan unggas kesayangannya.

“Sudah bertahun-tahun kami sekeluarga memelihara ayam hias ini, sayangkan jika sampai terkena flu burung,” kata Bayu Pamungkas, warga RW 01 saat menerima sertifikasi unggas dari Lurah Bangka, Dedih Suhada di halaman parkir kantor Kelurahan Bangka, Jumat (8/5).

Dedih menjelaskan pemberian sertifikasi yang dikeluarkan Suku Dinas Kelautan, Pertanian dan Ketahanan Pangan Jaksel kepada warga yang merupakan hasil sweeping unggas di 3 RT di RW 01 Bangka pada Kamis (7/5). Saat sweeping, petugas memotong 10 ekor ayam dan 10 ekor burung dara dari hasil razia 150 unggas serta membakar sejumlah kandang.

“Hingga Jumat siang sudah 45 warga yang mengambil sertifikasi unggas dengan jumlah unggas kesayangan 62 ekor,” ujar Dedih.

Ia berharap kesadaran warga lainnya untuk mengurus sertifikasi unggas kesayangan sesuai Peraturan Daerah (Perda) nomor 4 tahun 2007 tentang Pengendalian Pemeliharan dan Peredaran Unggas di DKI Jakarta.

“Sertifikasi unggas dimaksudkan untuk memutus mata rantai penyebaran virus flu burung,” pungkasnya.

Mengacu perda tersebut unggas pangan seperti ayam kampung, ayam broiler, bebek dan sebagainya dilarang dipelihara di permukiman di Jakarta. Jika membandel terlebih pemiliknya membiarkan unggas peliharaannya berkeliaran di jalanan, akan disita ataupun dipotong. (Rachmi)