Tuesday, 21 August 2018

Pasukan Pimpinan Arab Saudi Serang Pemberontak Houthi

Senin, 18 Mei 2015 — 19:14 WIB
Kota Aden, di selatan Yaman hancur diserang pasukan pimpinan Arab Saudi (reuters)

Kota Aden, di selatan Yaman hancur diserang pasukan pimpinan Arab Saudi (reuters)

ADEN – Serangan udara oleh pasukan pimpinan Arab Saudi menghantam pemberontak Houthi di kota Aden, selatan Yaman. Demikian dikatakan seorang warga kepada Reuters, Senin (18/5). Serangan udara ini dilakukan setelah gencatan senjata selama lima hari berakhir.

Pesawat pembom menyerang istana kepresidenan yang dikuasai pemberontak dan bandara udara yang menjadi wilayah perebutan antara suku Houthi dan pejuang setempat.

Menteri Luar Negeri Yaman, Reyad Yassin Abdullah, mengatakan kepada Reuters bahwa koalisi yang dipimpin Arab Saudi memutuskan untuk tidak memperpanjang gencatan senjata karena perjanjian berulang kali dilanggar oleh suku Houthi. Sementara itu, kelompok pemberontak masih belum memberikan komentar.

“Seperti yang kami katakan sebelumnya – jika mereka memulai lagi, kami akan memulainya lagi,” dikatakan Reyad di Riyadh, Arab Saudi, kota pengungsian pemerintahan resmi Yaman. Dia menambahkan, koalisi tidak mempertimbangkan gencatan senjata yang baru.

Hingga saat ini belum ada laporan tentang korban jiwa. Arab Saudi dan sekutunya telah menyerang suku Houthi selama lebih dari 6 minggu terakhir. Menurut mereka, pemberontak suku Houthi didukung oleh Iran.

Gencatan senjata selama lima hari yang dimulai Selasa malam memungkinkan bantuan kemanusiaan masuk ke negara yang sedang diblokade, walaupun warga dari Provinsi Shabwa, Dhalea dan Abyan melaporkan masih ada pertempuran besar.

Suku Houthi dan pasukan setia pada mantan Presiden Ali Abdullah Saleh menyambut usulan perpanjangan gencatan senjata yang ditawarkan oleh PBB namun pasukan pimpinan Arab Saudi mengatakn perpanjangan tergantung bagaimana pihak musuh bersikap.(daus)