Monday, 22 October 2018

Bambang Widjojanto Cabut Gugatan Praperadilan Mabes Polri

Rabu, 20 Mei 2015 — 11:50 WIB
*ist

*ist

JAKARTA (Pos Kota) – Pimpinan nonaktif KPK, Bambang Widjojanto atau akrab dipanggil BW mencabut gugatan praperadilannya dari Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (20/5).Ini dilakukan karena adanya dorongan dari Pengawas Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) yang menilai tidak ada pelanggaran yang dilakukan Bambang Widjojanto seperti disangkakan Mabes Polri.

Kuasa hukum BW, Dadang Trisasongko menjelaskan, dengan pencabutan gugatan praperadilan ini mereka memberikan waktu kepada Bareskrim Polri untuk menghentikan kasus yang menjerat kliennya.

“Cabut sementara. Kita beri waktu polisi untuk SP3 kasus BW berdasarkan putusan dari Peradi. Jika hingga Senin 25 Mei belum ada respon maka kami ajukan kembali,” kata Dadang.

Sedang pengacara BW lainnya, Ainul Yaqin mengungkapkan, Polri harus memiliki itikad baik setelah adanya putusan dari komisi pengawas Peradi. “Jika polisi enggak merespon, kemungkinan besar akan didaftarkan lagi praperadilannya,” ujarnya.

Sebelumnya, Komisi Pengawas Advokat Peradi menyatakan tidak ada satu pun indikasi pelanggaran yang dilakukan BW terkait kasus yang disangkakan oleh Mabes Polri. Bambang Widjojanto dituding mengarahkan saksi dalam sengketa Pilkada Kotawaringin Barat di Mahkamah Konstitusi pada 2010 silam.

Ia kemudian melayangkan gugatan praperadilan atas penetapan status tersangkanya dan upaya penangkapannya pada 23 Januari 2015 ke PN Jakarta Selatan. Gugatan itu dilakukan berdasarkan putusan dari Mahkamah Konstitusi (MK) terhadap Pasal 77 huruf a Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang menyebutkan bahwa penetapan tersangka merupakan obyek praperadilan.(tiyo)