Friday, 16 November 2018

Terbuat Dari Batu

Pabrik Pupuk Palsu Digerebek, 4 Tersangka Diperiksa

Kamis, 21 Mei 2015 — 11:31 WIB
Foto-Kapolda Jabar Irjen Pol M. Iriawan, pertontonkan barang bukti pupuk palsu terbuat dari batu.(dono)

Foto-Kapolda Jabar Irjen Pol M. Iriawan, pertontonkan barang bukti pupuk palsu terbuat dari batu.(dono)

BANDUNG (Pos Kota) – Polda Jabar menggerebek pabrik pupuk diduga palsu milik PT CV PG, di Jalan Gunung Masigit, Padalarang Kabupaten Bandung Barat, Kamis (21/5). Selain mengamankan Bos pabrik JE, dan empat tersangka lainya diperiksa. Barang bukti 23 ton pupuk diamankan.

“Pupuk yang diamankan terbuat dari batu yang digiling di pabrik tersebut dan dioplos pewarna,“ kata Kapolda Jabar Irjen Pol M. Iriawan, Kamis (23/5).

Pupuk yang digunakan untuk memupuk padi pengganti urea itu terbuat dari batu zeolite yang dipergunakan untuk pembersih air. “ Batu untuk pembersih air digunakan pupuk. Ini ada pemalsuan,“ tandas Kapolda.

Hasil pemeriksaan terhadap para tersangka diperoleh keterangan pabrik ini sudah beroperasi dia tahun dengan hasil produksi dipasarkan di wilayah Bogor, Cianjur dan Sukabumi. “ Kami masih mengembangkan apakah pupuk ini sudah beredar di Indonesia?,“ ujarnya.

Kapolda menambahkan, terungkapnya pabrik pupuk palsu jenis Posdkalmic Si P 36, dan Poskalmic berawal dari laporan para petani di Cianjur. Tim diturunkan untuk melakukan penyelidikan dan terungkap pabrik pupuk itu berlokasi di Padalarang.

Saat pabrik digerebek, polisi berhasil mengamankan bos pabrik dan pupuk palsu serta bahan bakunya. Buntut dari kasus ini polisi mengamankan AS, pengedar pupuk di Cianjur, JE pemilik pabrik, dan PD, AM, pengedar di daerah Bandung.

MURAH

Kapolda menegaskan, pupuk produksi tersangka yang terbuat dari batu Ziolite dijual murah dibawah harga pupuk urea yang biasa digunakan para petani. Pupuk palsu jenis Poskalmic Si P 36 dijual oleh tersangka AS Rp 800 perkilogram, sedang harga dari bandar JE Rp 750 perkilogram.

Pupuk jenis Zioposka Rp 1.050 harga beli dari pabrik JE Rp 1000 perkilogram. Pupuk jenis Ponska beli Rp 750 perkilogram dijual Rp 800 perkilogram. “ Harga ecveran tertinggi pupuk sunsidi pemerintaj di Cianjur Rp 1.950 perkilogram. “ Para tersangka diancan hukuman 5 tahun penjata karena melanggar pasal 60 jo pasal 37 UU RI No 12 tahun 1992. Tentang sistem budi daya taman,“ tandas kapolda.
(dono/sir)