Wednesday, 13 December 2017

Walikota Jakbar Dukung Program Pertanian Masuk Kota

Jumat, 22 Mei 2015 — 8:55 WIB

KEMBANGAN (Pos Kota) – Walikota Jakarta Barat (Jakbar) sangat mendukung program Pertanian Masuk Kota yang dilaksanakan Pos Kota. Sebagai bentuk dukungan, pemerintah kota juga memprogramkan gerakan penanaman tanaman ‘dapur hidup’ dan ‘apotik hidup’ di setiap lingkungan pemukiman bekerjasama dengan Pos Kota.

“Saya sangat mendukung program Pertanian Masuk Kota, ini sangat positif. Saya juga akan programkan gerakan menanam tanaman ‘dapur hidup’ dan ‘apotik hidup’ di lingkungan pemukiman,” jelas Walikota Jakbar, HM Anas Effendi, saat menerima Wakil Pimpinan Redaksi Harian Pos Kota, Hj Irdawati dan Asisten Redaktur Pelaksana, Balian Siregar yang juga penangungjawab program Pertanian masuk Kota di kantor walikota. Ikut mendampingi Walikota Jakbar, Kasudin Kelautan, Pertanian dan Ketahanan Pangan, Renova Ida Siahaan.

Walikota mengatakan program pertanian masuk kota sangat positif karena mengajak warga memanfaatkan setiap jengkal tanah untuk ditanami berbagai jenis tanaman yang bermanfaat. Misalnya jenis tanaman dapur hidup seperti sayur-sayuran, cabai dan lain-lain yang merupakan kebutuhan didapur. Sedangkan apotik hidup semacam tanaman yang bisa dimanfaatkan untuk obat.

“Jadi nanti, warga tidak perlu susah-susah lagi cari kebutuhan untuk dapur seperti sayuran, tapi cukup metik di halaman atau yang ada di pot depan rumah,” ucap Anas.

Dalam kesempatan tersebut, walikota juga menyatakan kesediaannya untuk hadir dalam acara launching program Pertanian Masuk Kota di wilayah Kelurahan Rawa Buaya yang akan diisi dengan pelatihan dan penyerahan bibit tanaman.

Hj. Irdawati, Wakil Pimpinan Redaksi Harian Pos Kota mengatakan program Pertanian Masuk Kota dilaksanakan Pos Kota bekerjasama dengan Panah Merah. Di mana warga akan mendapatkan pelatihan bagaimana cara menanam tanaman seperti sayur-sayuran dengan lahan yang sempit, mereka juga akan mendapatkan bibit atau benih secara gratis.

“Tujuannya untuk membudayakan agar warga Jakarta gemar menanam sayuran dengan memanfaatkan lahan sempit atau terlantar, sehingga nantinya memudahkan dalam mendapatkan kebutuhannya,” kata Irdawati.

Balian Siregar, penanggung jawab program Pertanian masuk Kota menambahkan program ini telah dilaksanakan di beberapa kelurahan di Jakarta Pusat dan disambut antusias warga. Kegiatan ini dilaksanakan bekerjasama dengan dewan kota dan LMK. “Rencananya di Jakarta Barat, tahap pertama akan dilaksanakan di Kelurahan Rawa Buaya,” ucapnya.
(tarta/sir)