Sunday, 15 September 2019

Peraturan Menag

Yang Sudah Haji, Baru Bisa Daftar 10 Tahun Lagi

Kamis, 28 Mei 2015 — 15:18 WIB
Muslim pilgrims pray around the holy Kaaba at the Grand Mosque, during the annual hajj pilgrimage in Mecca

JAKARTA (Pos Kota) – Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin mengeluarkan PMA (Peraturan Menteri Agama) tentang mereka yang sudah melaksanakan ibadah haji, dan ingin mendaftar lagi, baru diberi kesempatan paling cepat sepuluh tahun kemudian.

“Saya sudah menandatangani PMA yang mengatur mereka yang sudah berangkat haji,” kata Lukman usai menerima para pengurus organisasi kemasyarakatan Islam, di Kantor Kementerian Agama, Jakarta, Kamis (28/5).

Lukman menjelaskan pihaknya menerbitkan PMA karena antrean panjang sekali bagi mereka yang akan berangkat haji, dan itu terjadi di hampir semua provinsi.

“Prinsipnya begini kita ingin mengedepankan bahwa haji itu betul-betul prioritas bagi mereka yang yang belum melaksanakan ibadah haji,” tutur Lukman.

Namun, menurut Lukman, Kemenag tidak bisa membatasi, atau melarang bagi mereka yang sudah berhaji. Sebab itu, perlu diatur sepuluh tahun lagi baru bisa mendaftar, karena sepuluh tahun itu kira-kira cukup memadai bagi yang belum berhaji sama sekali bisa menjadi prioritas.

Lukman menjelaskan Kemenag akan menggunakan Siskohat (Sistem Komputerisasi Haji Terpadu) untuk mengetahui, mereka yang sudah berhaji, atau tidak?.

(johara/sir)

  • Mangap

    Harusnya begitu. Yang sudah naik haji harus bayar lebih mahal.
    Haji tidak perlu di subsidi pemerintah