Monday, 24 September 2018

Pemerintah Jangan Grasa-Grusu Alihkan Subsidi Gas Elpiji

Selasa, 2 Juni 2015 — 13:19 WIB

JAKARTA (Pos Kota) – Pemerintah jangan grasa-grusu mengalihkan subsidi gas elpiji 3 Kg dari subsidi harga ke orang, seperti membalik keduabelah telapak tangan.

“Tidak mudah mengalihkan subsidi, dari harga ke orang,” kata Ketua Harian Pengurus Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Tulus Abadi, Selasa (2/6). “Pemerintah sendiri belum siap melakukan itu.”

Ia mengungkap ada beberapa yang harus disiapkan dengan matang. Misalnya, bagaimana mekanismenya dan siapa yang membagikannya agar warga yang menerima subsidi tersebut betul-betul layak. Tidak nyasar seperti selama ini.

Mereka yang menerima subsidi bukan karena dekat dengan Ketua RT, RW atau lurah. Karena itu, data tersebut harus sahih. Sehingga perlu diklarifikasi betul-betul. “Ini perlu waktu,” jelasnya.

Selain itu, pemerintah juga harus mempertimbangkan dengan matang kemampuan atau daya beli masyarakat yang kini tengah terpuruk.

Saat ini daya beli masyarakat terpuruk, karena ‘dosa’ pemerintah yang menaikkan berbagai tarif hingga memicu harga sembako melambung dan menjadi liar tak kendali.

BISA JATUH MISKIN

Jika pemerintah tetap memaksakan ‘nafsu syahwatnya’ menarik subsidi gas elpiji 3 Kg dan melepas ke pasar, ia yakin masyarakat yang tadinya berada di garis kemiskinan bisa jatuh ke jurang kemiskinan, karena daya beli mereka habis digerogoti.

“Sehingga bukan tidak mungkin situasi perekonomian semakin parah. Orang miskin makin bertambah,” tandasnya.

Tulus mengaku tingginya subsidi gas elpiji bukan semata-mata, karena harganya mahal. Tapi juga akibat besarnya disparitas antara harga gas elpiji 3 Kg dengan 12 Kg yang menyebabkan terjadinya distorsi dalam pendistribusian.

Karenanya, ia mendesak pemerintah harus membenahi sistem distribusi gas elpiji 3 Kg dan mengeluarkan aturan yang jelas. “Jangan abu-abu.”

Sementara itu, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus mengaungkan mengalihkan subsidi gas elpiji 3 Kg, dari subsidi harga ke orang.

Pemberian subsidi gas elpiji 3 Kg akan diberikan langsung kepada warga yang dianggap layak menerimanya melalui kartu Indonesia Sehat (KIS).

(setiawan/sir)