Saturday, 22 September 2018

Bininya Suka ke Tetangga, Suami Ngamuk di Jalanan

Kamis, 4 Juni 2015 — 5:54 WIB
Dia Juni 4

MULYADI,  37, paling benci padha istri yang suka “nangga” atau ngelayap di rumah tetangga. Maka ketika hujan-hujan mendapatkan istrinya di rumah tetangga sedang ngobrol dengan suami orang, dia naik pitam. Sumarsih, 29, diseret keluar dan di sepanjang jalan dihadiahi bogem berkelanjutan. Istri pun lapor polisi.

Sudah bukan rahasia lagi, ibu rumahtangga banyak yang punya hobi ngelayap di rumah tetangga sambil nunggu suami pulang kerja. Yang dibicarakan di situ macem-macem, dari soal ekonomi, soal hubungan antar tetangga, yang istilah populernya: bergunjing. Kaum hawa, tak termasuk 9 Srikandi KPK tentunya, paling demen “diskusi” semacam ini, meski ujung-ujungnya hanya nambah dosa saja.

Ny. Sumarsih warga Jalan Sidomulio gang Garuda Ujung,Kelurahan Naga Pita, Siantar Martoba, punya kebiasaan tak terpuji itu. Di kala suami di kantor, seusai masak pasti ngelayap dan bercurhat ria di rumah Ny. Lilik, 30, tetangganya. Saking asyiknya, pernah lupa ninggal ceret di atas kompor karena sedang masak air. Tahu-tahu ceret itu melipat tanpa bentuk, karena kehabisan air tanpa diketahui.

Kejadian itu tak membuat Ny. Marsih kapok menjalani tradisi “nangga”. Beberapa hari lalu dia asyik ngobrol di rumah Lilik, kebetulan sedang turun hujan. Dalam waktu yang sama Ny. Lilik pergi sebentar ke warung, sehingga obrolan dilanjutkan dengan suami perempuan tetangga itu.

Mulyadi sore itu baru pulang dari kantor. Mendapati istri tak di rumah, dia langsung menyusul ke rumah tetangga teman diskusi. Eh, yang ada hanya Marsih dan si lelaki tuan rumah. Mereka sebetulnya tidak ngapa-ngapain, tapi hal itu sudah membuat Mulyadi naik pitam.

Istrinya diseret keluar dan sepanjang jalan dipukuli secara berkelanjutan. Tentu saja Marsih malu dilihat orang, sehingga setibanya di rumah malah ganti baju, untuk melaporkan suaminya dengan mengusung pasal KDRT. “Mukul ya mukul, tapi jangan di jalanan dong. Awak kan jadi malu.” Kata Marsih di depan polisi.

Digebuki di rumah, wooo….bisa babak belur mbak. (Gunarso TS)

  • aboy

    selangkah anda dari rumah tanpa izin suami maka langkah anda adalah langkah menuju neraka.. bagi kaum hawa dalam shalat aja Rasul Allah menghimbau untuk shalat di dalam kamar, apa bila shalat di dalam rumah masih ada orang lain yg bisa lihat.