Sunday, 18 November 2018

Relawan Arus Bawah Jokowi Dukung Gatot Nurmantyo Calon Panglima TNI

Jumat, 12 Juni 2015 — 11:51 WIB
Jenderal TNI Gatot Nurmantyo  (ist)

Jenderal TNI Gatot Nurmantyo (ist)

JAKARTA (Pos Kota) -Kelompok relawan Arus Bawah Jokowi (ABJ) bersuara menanggapi polemik yang terjadi terkait proses pergantian Panglima TNI. Arus Bawah Jokowi menyatakan sepakat dan mendukung keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Gatot Nurmantyo sebagai calon panglima TNI.

Menurut Ketua Umum DPP Arus Bawah Jokowi Veldy Reynold, pilihan Presiden Jokowi kepada Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dianggap sangat tepat. “TNI saat ini harus profesional dan kuat. Pertimbangan memilih sosok TNI profesional yang sarat pengalaman dan prestasi seperti Pak Jenderal Gatot Nurmantyo sejalan dengan program Nawa Cita dan gagasan besar mewujudkan poros maritim dunia,” ujar Veldy Reynold, Ketua Umum DPP Arus Bawah Jokowi dalam rilisnya, Jumat (12/6).

Menurut Veldy, sudah saatnya manajemen negara terkait keamanan nasional tidak semata dilihat dari pola atau model penggiliran atau penjatahan antar matra semata, tetapi haruslah menggunakan pola pertimbangan pada aspek strategis, profesionalitas dan proporsionalitas.

“Artinya, pengelolaan keamanan nasional haruslah melihat secara komprehensif tanpa mengedepankan ego sektoral yang justru bisa melemahkan tata kola dan spirit ketahanan nasional kita. Hal itu ditegaskan dalam Nawacita yang diusung Pak Jokowi,” ujar Veldy Hal senada ditegaskan Ronny Talapessy, selaku Ketua Harian Arus Bawah Jokowi.

Ia menilai Jenderal Gatot merupakan sosok berpengalaman di lapangan dan memahami ancaman proxy war yang kini sangat mengkhawatirkan.

“Dia merupakan sosok yang tepat pula dapat diandalkan untuk menjalankan program poros maritim Jokowi. Sebab, penguatan poros maritim tidak hanya bisa dilihat dari sisi penguatan Angkatan Laut saja. Tentu juga harus disokong oleh matra lainnya,” ujar Ronny.

Selain itu menurut Ronny, Jenderal Gatot juga memiliki hubungan dekat dengan kepala staf dari TNI AU dan AL, serta memiliki kedekatan dengan Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti, baik dari aspek pemikiran pertahanan maupun keamanan. Sehingga diharapkan pola tersebut dapat dijadikan modal bagi Jenderal Gatot nanti melakukan sinergisasi yang semakin baik antara TNI dan Polri.

(yahya/sir)