Saturday, 22 September 2018

Tidak Dipungut Biaya

Warga Cakung Serbu Layanan Kependudukan

Sabtu, 13 Juni 2015 — 19:05 WIB
Warga Cakung mengurus surat kependudukan. (ifand)

Warga Cakung mengurus surat kependudukan. (ifand)

CAKUNG (Pos Kota) – Sebanyak 77 warga Rusun Tipar Cakung, RW 10 Cakung Barat, Jakarta Timur, menyerbu layanan jemput bola yang digelar Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Jakarta Timur, Sabtu (13/6). 26 Warga di antaranya langsung mengantre untuk mendapatkan akte kelahiran anaknya.

Yanti, 25, warga, langsung lompat begitu mendengar adanya pelayanan tersebut. Pasalnya, anaknya yang sudah berusia 3 tahun, hingga saat ini belum memiliki akte kelahiran. “Kalau ngurus di kantornya nggak pernah sempat, makanya begitu tahu saya langsung ikut antre,” katanya, Sabtu (13/6).

Menurutnya, ia memuji pelayanan yang diberikan Sudin Dukcapil Kaktim. Pasalnya, dirinya tak perlu lagi repot-repot untuk datang ke kantornya lantaran posisinya yang cukup jauh. “Apalagi pas tahu kalau pelayanan ini gratis, ya saya langsung buru-buru,” ujarnya.

Kasudin dukcapil Jakarta Timur, Ahmad Fauzi mengatakan, kegiatan Biduk ini untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat, sekaligus jemput bola pelayanan kependudukan. Rusun Tipar Cakung menjadi sasaran karena ditengarai masih ada warga yang KTP nya tidak sesuai dengan domisili.

“Untuk pelayanan hari ini, kami melakukan pelayanan pengurusan KTP ke 33 warga, 18 warga melakukan perekaman data e-KTP dan 26 warga lainnya mengurus akta kelahiran,” paparnya.

Walikota Jakarta Timur, Bambang Musyawardana mengatakan, Operasi Biduk ini sebagai tindak lanjut dari Instruksi Gubernur DKI Jakarta nomor 116/2015 tentang pengendalian arus mudik/balik dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1436 H. “Di sini, kami juga melakukan pembinaan dan sosialisasi pentingnya administrasi kependudukan,” kata Bambang. (ifand/yo)