Friday, 20 September 2019

Perbaikan 4 Jalan Utama Provinsi di Tangsel Hanya Omdo

Rabu, 17 Juni 2015 — 8:24 WIB
Foto- Salah satu lokasi kerusakan badan Jl. Raya Siliwangi, Pamulang. (anton)

Foto- Salah satu lokasi kerusakan badan Jl. Raya Siliwangi, Pamulang. (anton)

SERPONG (Pos Kota) – Warga di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menilai rencana perbaikan atau penataan sejumlah ruas jalan utama hanya sebatas isapan jempol belaka, alias omong doang (Omdo).

Rencananya awal Juli ada empat jalan utama diperbaiki dengan nilai Rp 142,3 miliar. Pasalnya, sudah beberapa kali janji disampaikan tak kunjung dilaksanakan di lapangan akibatnya sejumlah ruas jalan tersebut sebagian besar rusak.

“Kami sudah bosan mendengar informasi akan memperbaiki atau memperlebar jalan yang ada tapi tak ada kegiatan di lapangan bahkan kerusakan badan jalan semakin menjadi,” kata Djohari, warga Ciputat.

Kalau pun ada upaya perbaikan di sejumlah ruas jalan hanya sebatas tambal sulam yang jangka waktunya tak terlalu lama kemudian rusak lagi, tuturnya yang meminta Pemkot Tangsel hendaknya menepati janji untuk memperbaiki sejumlah ruas jalan utama di wilayah ini.

Penangganan atau upaya perbaikan sejumlah ruas jalan utama maupun protokol di Kota Tangsel kerap terbentur dengan administrasi tanggung jawab penangganan atau perbaikan maupun menunggu dana yang dikeluarkan Propinsi Banten.

“Kalau pun ada informasi ada perbaikan warga di tujuh kecamatan ini tentunya sudah tak kaget lagi sehingga dianggap isapan jempol belaka,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Tangsel, Retno Prawati, mengatakan keluhan warga tersebut hal biasa karena tak paham atau mengerti masalah anggaran untuk perbaikan jalan rusak tersebut. Setelah diusulkan upaya perbaikan serta pemantauan langsung ke lapangan oleh jajaran Dinas PU Propinsi Banten diperkirakan ada empat jalan utama yang akan diperbaiki awal Juli 2015 mendatang.

Perbaikan yang diperkirakan menelan dana Rp 142,3 miliar dari Propinsi Banten dengan panjang sekitar 10,1 Km antara lain Jl. Raya Siliwangi, Jl. Raya Puspitek, Jl. Raya Pajajaran dan Jl. Raya Otista, yang akan dilakukan PT Brantas Abipraja dengan waktu sekitar 540 hari kalender kerja.

Menurut dia, ke empat jalan utama yang menjadi tanggung jawab Propinsi Banten nantinya memiliki empat lajur dengan lebar sekitar 24 meter dan diharapkan selesai sekitar bulan Nopember 2016 mendatang.

“Proses penurunan alat berat berlangsung selama satu bulan. Jadi mulai akhir Juni nanti, alat berat direncanakan sudah ada di lokasi,” tuturnya yang menambahkan bahwa mulai perempatan Muncul, Kec. Pamulang hingga depan RS Sari Asih, Kec. Ciputat ke empat jalan utama tersebut menjadi penangganan dan perbaikannya menjadi tanggung jawab Propinsi Banten.

(anton/sir)

  • m.anshorulloh

    Ngeriii…., semoga cepat teratasi, pemerintah harus cepat merespon apa yg dibutuhkan untuk kepentingan masyarakat.