Friday, 16 November 2018

Ayah Musang Berbulu Ayam, Anak Tiri Digauli Sampai 15 Kali

Kamis, 18 Juni 2015 — 4:38 WIB
Dia juni 18A

SEBAGAI ayah tiri, Bukari, 46, benar-benar seperti musang berbulu ayam. Nampaknya alim dan sayang pada Sa, 19, anak bawaan istri. Tapi jangan salah, mana kala istri tak di rumah, Sapun dipaksa melayani kebutuhan biologisnya. Skandal ayah bejat itu terungkap, gara-gara Bukari menggunduli si anak tiri.

Di era gombalisasi ini, kewaspadaan pada ayah tiri harus ditingkatkan. Sebab kini makin banyak ayah tiri yang celamitan. Sudah menikahi ibunya, masih pengin juga menggauli anak tirinya. Maka bila anak perempuan beranjak dewasa dan ayah tiri masih muda, waspadalah…..siapa tahu si ayah tiri itu tak lebih musang yang berbulu ayam. Kelihatannya selalu alim, padahal sebetulnya sangat dzolim.

Bukari warga Kumai Kabupaten Pangkalan Bun, ternyata jenis bapak tiri yang kwalitetnya seperti itu. Rok 5 tahun lalu mau dinikahinya, karena dia nampak jadi lelaki yang bertanggungjawab, sayang pada Sa yang kala itu masih berusia ABG 14 tahunan. Gadis itu selalu dimanjakan, minta apa saja selalu dipenuhi.

Nggak tahunya, beberapa tahun kemudian Bukari punya udang di balik batu. Bukan udangnya sedang sembunyi,  tapi lelaki ini punya motif tidak bagus pada si Sa  yang mulai tumbuh dewasa. Makin ke sononya, anak tiri itu makin menggairahkan saja. Bodinya seksi, kulitnya putih bersih dan…..sudah, sudah, nanti batal puasa sampeyan!

Bukari memendam niat jahat yang disponsori setan. Dia ingin mencicipi tubuh mulus Sa  yang semakin menjanjikan. Dan peluang emas itu hadir ketika Rok  istrinya menunggui orangtuanya yang sakit di kampung lain. Walhasil, di kala mertua sakit payah, di rumah Bukari malah mengumbar gairah. Dengan ancaman tertentu dia berhasil menodai anak tirinya tersebut.

Sekali berhasil tanpa perlawanan, lain hari berusaha mengulangi dan mengulangi. Akhirnya dalam kurun waktu setahun tak kurang dari 15 kali Sa  dipaksa melayani nafsu ayah tirinya. Tambah aneh lagi, ketika ada sejumlah cowok berusaha mendekati anak tirinya, itu dianggap sebuah ancaman yang akan merebut porsi kebutuhan syahwatnya.

Agar Sa  tak ke mana-mana dan para cowok menjauhi, sengaja gadis cantik itu dibrondoli kepalanya, sehingga rambutnya tinggal sedikit dan nyaris potongan lelaki. Di sinilah para tetangga jadi curiga. Ketika didesak-desak untuk menjelaskan latar belakanganya, mengakulah Sa blab la bla…….

Tentu saja para tetangga kaget, terutama sang ibu. Segera saja Bukari dilaporkan ke Polres Pangkalan Bun dan ditangkap tanpa perlawanan. Dalam pemeriksaan dia mengakui terus terang bahwa memang berulangkali menggauli anak tirinya. Tapi soal jumlahnya yang sampai 15 kali, Bukari menyangsikan pengakuan itu. “Bisa lebih, bisa pula kurang Pak.” Katanya tanpa beban.

Lha pasnya berapa? Bawa kalkulator nggak? (Gunarso TS)

  • adam bahtiar

    Bukari, binataaaaaaaangngngng. Vonis mati saja pak. Hakim. Jangan biarkan berkeliaran. Langsung bakar…

    • john

      dunia dah gila, di penuhi watak watak binatang..waspada akhir zaman

  • samsul

    Enteng amat jawabannya !!! “bisa lebih bisa kurang”, jangan di lepas dari LAPAS pak…..