Thursday, 22 August 2019

Serap Gabah Petani, Bulog Rangkul Koperasi

Kamis, 18 Juni 2015 — 18:40 WIB
Gabah

Gabah

JAKARTA (Pos Kota) – Untuk menyerap gabah/beras dari petani, Perum Bulog merangkul koperasi. “Perum Bulog akan mengakselerasi atau mempercepat serapan dengan meminta bantuan Kemenkop dan UKM untuk membuka akses ke petani,” kata Menteri Koperasi dan UKM, Anak Agung Gede Ngurah (AAGN) Puspayoga  saat menjelaskan seputar hasil rakor tentang perkembangan produksi dan serapan gabag/beras 2015, Rabu (18/6).

Saat ini serapan gabah/beras produksi petani per 16 Juni 2015 masih jauh dari target. Serapan baru dikisaran 1,3 juta ton. Padahal target penyerapan beras Bulog sepanjang tahun ini 4 juta ton.

Karena itu, menteri berjanji ribuan koperasi siap bekerjasama dengan Bulog dalam mendukung pencapaian serapan 2 juta ton gabah bulan Juni-Juli 2015. Apalagi kedaulatan pangan menjadi prioritas pemerintahan Jokowi-JK.

Untuk itu, menurut mantan Wagub Balini ini, setidaknya ada lima strategi dasar yang harus dilakukan. Antara lain,  pengembangan usaha tani berbasis agrobisnis dan agroindustri, peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani, revitalisasi dan penguatan kelembagaan petani, pengembangan teknologi tepat guna berbasis kearifan lokal melalui revitalisasi dan penguatan lembaga riset serta pembangunan infrastruktur pertanian dan pedesaan.

“Strategi dasar itu harus mencapai sasaran kebijakan di level petani, lahan, infrastruktur, teknologi, industri, benih dan kelembagaan,” jelas Puspayoga.

Langkah ini penting agar ada keseimbangan pertumbuhan ekonomi dengan pemerataan hasil pembangunan dan untuk itu perlu dilakukan revitalisasi dan penguatan koperasi sebagai kelembagaan ekonomi petani dalam peningkatan produksi dan kesejahteraan mereka. (setiawan)