Tuesday, 25 September 2018

Pemprov DKI Terus Galakkan Pembangunan RPTRA

Minggu, 28 Juni 2015 — 10:46 WIB

DUREN SAWIT (Pos Kota) – Sebanyak 11 Ruang Publik Terbuka Ramah Anak (RPTRA) akan kembali dibangun Pemprov DKI Jakarta di tahun 2015 ini. Dari jumlah ini, diharapkan target 65 RPTRA dapat terwujud.

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, pembangunan RPTRA ini sengaja diperbanyak untuk memberikan ruang gerak masyarakat. Sebab setiap keluarga memiliki problem yang berbeda satu sama lain. “Dengan adanya RPTRA itu diharapkan semua warga, mulai dari bayi hingga lanjut usia dapat kumpul bersama di RPTRA. Remaja bisa menemani kakek neneknya di RPTRA untuk berinteraksi,” ujar Ahok, kemarin.

Menurutnya, RPTRA ini memiliki banyak fasilitas. Mulai dari arena joging, tempat menyusui, taman bacaan anak atau perpustakaan, layanan kesehatan, sarana permainan anak-anak dan sebagainya. “Tahun 2016, kita akan tambah lagi 150 RPTRA di DKI Jakarta. Kalau ada lahan kosong dan bisa kita bebaskan, warga silahkan laporkan. Nanti kita bangun RPTRA,” imbuh Ahok.

Dengan adanya RPTRA, para ibu-ibu PKK juga bisa membuat tempat usaha, yang dinamai PKK Mart. Dari situ, barang-barang yang ditawarkan akan lebih murah karena akan kerjasama pabrik. “Jadi warga disekitar lingkungan RPTRA juga akan mendapatkan hasil dari adanya lahan tersebut,” ujar Ahok.

BISA BANGUN 200 RPTRA

Mantan anggota DPRD Dr. Ahmad Husein Alaydrus mengaku, sangat mendukung program Gubernur DKI Jakarta. Pasalnya, di ibukota ini masih banyak lahan kosong yang belum digunakan semestinya. “Program itu sangat bagus, terutama untuk warga yang tidak mampu,” ujar pria yang dulu membidangi sosial di DPRD DKI.

Untuk itu, Alaydrus mendesak gubernur untuk membuat sebanyak 200 unit. Pasalnya, masih banyak lahan tidur milik pemprov DKI yang saat ini masih dikuasi oknum yang tidak bertanggung jawab. “Sekarang yang perlu dilakukan adalah menyiapkan lahan-lahan aset DKI yang saat ini mencapai ribuan titik,” ungkapnya. (Ifand)