Tuesday, 23 July 2019

Diprediksi, Pemudik Jakarta Bertambah 6,5 Juta Orang

Rabu, 1 Juli 2015 — 16:55 WIB
Pemudik dari Jakarta. (ilustrasi)

Pemudik dari Jakarta. (ilustrasi)

GAMBIR (Pos Kota) – Jumlah pemudik dari DKI Jakarta pada tahun ini diperkirakan naik hampir 11 persen atau sebesar 6,5 juta jiwa. Wakil Gubernur Djarot Syaiful Hidayat meminta agar seluruh petugas terkait, mengantisipasi para mudik tersebut dapat pulang kampung dengan selamat dan lancar.

“Mari kita doakan juga para pemudik agar selamat di perjalanan dan kembali lagi ke Jakarta,” kata Djarot di Balaikota, Gambir, Rabu (1/7). Jumlah warga yang mudik berlebaran pada tahun 2014 sekitar 5,8 juta jiwa. Sedangkan jumlah pemudik 2015 diperkirakan mencapai sekitar 6,5 juta orang.

“Memang terjadi lonjakan pemudik. Kita perkirakan tahun ini ada 6,5 juta orang yang pulang kampung. Tahun kemarin kan sekitar 5,8 juta orang. Ini peningkatan luar biasa. Pasti arus baliknya lebih dari 6,5 juta,” kata Djarot. Ia mengatakan, pihaknya telah siap mengantisipasi terjadi lonjakan pendatang baru melihat prediksi peningkatan warga yang mudik Lebaran 2015.

“Nah kelebihan orangnya nanti itu siapa saja? Mau kemana? Apa saja yang diantisipasi? Itu yang harus kita siapkan,” ujarnya. Berdasarkan prediksi arus mudik warga Jakarta menuju kampung halaman akan terlihat pada H – 7 Lebaran.

Mengantisipasi hal tersebut, Pemprov DKI akan melakukan tes kesehatan bagi seluruh sopir bus angkutan lebaran. “Tidak hanya sopir bus yang ada di 20 terminal bus di Jakarta, juga termasuk sopir bus yang akan mengemudikan bus dalam acara mudik gratis yang akan dilakukan perusahaan swasta,” jelasnya.

Data Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI Jakarta, warga Jakarta yang mudik lebaran setiap tahun meningkat. Pada tahun 2013, warga Jakarta yang mudik mencapai 3.778.761 jiwa.
Sedangkan pada tahun 2014, jumlah pemudik diprediksikan mencapai 4.220.315 jiwa, namun ternyata melampui prediksi, yakni mencapai 5,8 juta jiwa. (joko)