Monday, 22 July 2019

2 Juta Sepeda Motor akan Dibawa Mudik

Kamis, 2 Juli 2015 — 21:12 WIB
Mudik pakai sepeda motor

Mudik pakai sepeda motor

JAKARTA (Pos Kota) – Jumlah pemudik menggunakan angkutan umum diperkirakan  20 juta orang lebih atau meningkat 1,96 persen dari tahun sebelumnya.  Sedangkan yang menggunakan sepeda motor 2 juta roda dua, mobil pribadi 1,6 juta atau naik 5,8 persen.

Oleh karenanya, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan mengingatkan otoritas penyelenggara mudik agar memperhatikan permasalahan yang dapat menghambat kelancaran arus lalulints Lebaran.

Permasalah tersebut antara lain pasar tumpah, lokasi wisata, perlintasan sebidang jalan dan jalur rel kereta api serta jalan alternatif.  “Ketertiban dan kelancaran pelayanan keluar masuk penumpang terminal, stasiun, pelabuhan dan bandara udara juga harus menjadi perhatian,” ujar Jonan saat  menggelar apel posko angkutan Lebaran 2015 di kantornya, Kamis (2/7).

Menurutnya, peningkatan pengendara sepeda motor dan mobil pribadi juga akan berdampak pada intensitas kemacetan dan kerawanan kecelakaan.

Keterlibatan semua unsur dalam apel siaga  menunjukkan bahwa Kemenhub telah siap memberikan pelayanan angkutan Lebaran 2015 kepada masyarakat.

Apel siaga diikuti antara lain oleh unsur Kementerian Perhubungan, Kepolisian RI, Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta, BMKG,  Kementerian Kominfo,  Perum DAMRI, PT. ASDP Indonesia Ferry, PT. PELNI, PT. Pelindo II, PT Angkasa Pura, PT. KAI, PT. Jasa Raharja.

Posko ini bertujuan untuk melaksanakan pemantauan dan pengendalian lalu lintas selama mudik lebaran, serta memantapkan koordinasi antar petugas instansi terkait dan pihak-pihak di luar Pemerintah. Termasuk, organisasi dan lembaga masyarakat yang terlibat langsung dalam penyelenggaraan angkutan Lebaran.

Posko sekaligus pusat monitoring ini akan  beroperasi  selama 26 hari mulai H-15 (2 Juli) hingga H+9 (27 Juli). Sedangkan (dwi)