Sunday, 15 September 2019

KPK Tetapkan Suryadharma Ali Tersangka Korupsi Kasus Lain

Jumat, 3 Juli 2015 — 6:51 WIB
Suryadharma Ali

Suryadharma Ali

JAKARTA (Pos Kota) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ternyata sudah menetapkan mantan Menteri Agama, Suryadharma Ali, sebagai tersangka kasus dugaan korupsi terkait penggunaan dana operasional menteri (DOM) pada Kemenag RI tahun anggaran 2011-2014. Hal itu diungkapkan Pimpinan sementara KPK, Johan Budi Sapto Prabowo.

Ini berarti kasus kedua yang menjerat Suryadharma Ali sebagai tersangka korupsi. Sebelumnya mantan Ketua Umum DPP PPP ini juga sudah jadi tersangka kasus korupsi dana perjalanan haji di Kementerian Agama.

“Sudah jadi tersangka dalam kasus lain,” kata Johan, saat ditanya pengembangan perkara berkaitan dengan SDA, Kamis (2/7). Mantan juru bicara KPK itu pun tak membantah saat dikonfirmasi penetapan tersebut terkait DOM di Kemenag.

Namun, ia enggan menjelaskan kapan surat perintah penyidikan (Sprindik) perkara itu diterbitkan. “Belum dapat info soal tanggal sprindik,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya pun belum memeriksa saksi-saksi untuk dimintai keterangan mengenai kasus yang baru .

Jumat 12 Juni 2015, Johan menyebutkan, penyidik tengah mengembangkan kasus dugaan korupsi lain yang membelit SDA. “Memang ada pengembangan perkara yang berkaitan dengan tersangka SDA,” katanya, dalam jumpa pers saat itu.

Indikasi soal penyidikan kasus tersebut pun, sudah terlihat setelah muncul dalam agenda pemeriksaan di KPK pada Selasa (9/6) yang menyebut bahwa ada pemanggilan terhadap seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kemenag bernama Rosansi, untuk diperiksa sebagai saksi bagi SDA. Anehnya, dalam agenda itu disebutkan, pemeriksaan terkait dugaan tindak pidana korupsi penggunaan DOM pada Kemenag RI TA 2011-2014 dengan tersangka SDA.

Namun, Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK, Priharsa Nugraha setelah dikonfirmasi mengenai hal tersebut mengatakan, bahwa ada kekeliruan dalam penulisan agenda itu. “Salah tulis itu. Enggak ada pemeriksaan itu kemarin,” ujarnya, Rabu (10/6).

SDA telah dijadikan tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyelenggaraan ibadah haji. KPK menduga SDA telah memanfaatkan pengadaan ibadah haji dengan cara melakukan korupsi dan penyelewengan di sektor pengadaan katering, pemondokan, transportasi dan atau penyelewengan kuota jemaah haji.

Dari pengembangan penyidikan, KPK mendapati dugaan korupsi yang dilakukan SDA tak hanya pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 2012-2013, namun juga terjadi pada 2010-2011.
SDA disangka melanggar pasal 2 ayat (1) dan atau pasal 3 Undang-Undang (UU) Nomor 31/ 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20/ 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) jo pasal 55 ayat (1) ke-(1) KUHPidana jo pasal 65 KUHPidana.

Saat ini SDA telah ditahan di Rutan Militer, Pomdam Jaya, Guntur, sejak Jumat (10/4). Ia ditetapkan menjadi tersangka sejak 22 Mei tahun lalu. (yulian)