Tuesday, 25 September 2018

Pilih Menu Yang Tepat Agar Puasa Tetap Bugar

Senin, 6 Juli 2015 — 12:02 WIB
Foto-Edukasi kesehatan Soho #BetterU yang menghadirkan beberapa pembicara. (inung)

Foto-Edukasi kesehatan Soho #BetterU yang menghadirkan beberapa pembicara. (inung)

JAKARTA (Pos Kota)- Mengapa puasa membuat kita menjadi lemas dan mudah mengantuk? Selain perubahan aktivitas makan terutama harus bangun untuk sahur, selama puasa tubuh juga mengambil cadangan glukosa berupa glikogen yang tersimpan dihati dan otot sebagai energi.

Selain itu tubuh juga menggunakan sejumlah protein sebagai tambahan energi selama 12 jam.

“Proses inilah yang membuat tubuh menjadi lemas saat berpuasa,” kata dr Adhisti Pritalina dari RS Pusat Pertamina pada acara edukasi kesehatan SOHO #BetterU yang diselenggarakan SOHO Global Health.

Menurut Adhisti meski tubuh menjadi lemas dan cenderung mengantuk, dampak positif dari puasa amat besar. Karena tidak mendapatkan asupan makanan selama berpuasa, maka beban lambung menjadi tidak berat dan berfokus hanya mencerna makanan.

Adhisti mengatakan selama saluran cerna bersitirahat, organ ini berksempatan mengeluarkan zat tidak berguna yang menempel di dinding usus. Dengan berpuasa, organ pada tubuh dapat beristirahat selama beberapa jam dan ini akan dimanfaatkan oleh tubuh untuk memperbaiki jaringan dan sel tubuh yang rusak.

“Ketika berpuasa, tubuh dapat memiliki kesempatan untuk menurunkan kadar LDL atau lemak jahat. Namun karena adanya kekurangan asupan gizi maka akan sangat baik jika ditambahkan suplemen untuk meningkatkan daya tahan tubuh,” tambah Adhisti.

Untuk tetap bugar selama puasa, Adisthi mengingatkan pentingnya pemilihan menu yang tepat saat berbuka dan sahur, termasuk asupan cairan (minum) yang cukup).

“Minum usahakan tetap 8 gelas sehari. Hanya waktunya kita ubah. Dua gelas pas buka, dua gelas pas sahur dan sisanya diminum kurun antara buka dan sahur,” pungkas Adhisti.

(inung/sir)