Tuesday, 18 September 2018

Harga Daging Mahal, Lebaran Semur Jengkol Saja

Selasa, 7 Juli 2015 — 7:33 WIB
Daging sapi semakin mahal

Daging sapi semakin mahal

KEBAYORAN LAMA (Pos Kota) – Kaum ibu rumah tangga kewalahan dengan mahalnya harga daging sapi di pertengahan puasa ini. Jika harga naik terus, harus puas dengan masak semur jengkol di saat Lebaran. Di pasar tradisional harga daging sapi kiniĀ  Rp110.000/kg.

“Pusing, harga-harga naik terus padahal gaji suami sudah lama tidak naik. Saya sekeluarga tar Lebaran harus cukup puas hanya makan semur jengkol dan sayur ketupat,” ungkap Neneng, warga Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Di Pasar Kebayoran Lama, daging sapi dijual Rp110.000/kg. Sedangkan ayam kampung rata-rata Rp80.000/ekor dan ayam negeri Rp35.000/ekor.

Kondisi tersebut diakui pedagang masih akan terus naik khususnya mendekati H-2. Kenaikan lantaran meningkatnya permintaan konsumen ini juga membebani pedagang lantaran omsetnya jadi melorot. Itu sebabnya pedagang mendesak pemerintah supaya segera turun tangan dalam mengendalikan harga daging sapi, selain harga sembako.

“Pemerintah jangan cuma janji saja untuk mengatur harga pasar, buktinya daging sapi malah makin mahal,” keluh Asep, pedagang.

Sedangkan harga beras medium Rp11.000/kg dan beras premium Rp12.500/kg, terigu Rp8.000/kg, gula pasir Rp13.000/kg, minyak goreng Rp12.000/liter dan telor ayam negeri Rp22.000/kg.

Di kelompok bumbu dapur di antaranya cabe merah dan bawang merah Rp35.000/kg, bawang putih Rp26.000/kg dan cabe rawit hijau Rp30.000/kg. (Rachmi)

  • Salam Dua Jari

    Rame2 demo bawa Semur Jengkol di depan Istana,biar Jokowi tau bahwa rakyatnya sudah tak mampu lagi beli daging sapi.

  • Jupridi

    Rapopo

  • Relawan

    Ini karena ulah mafia daging. Nanti akan dibereskan mafianya. Kalau harga ayam mahal kelihatannya ini juga karena mafia ayam, perlu dibereskan. Kenaikan harga beras juga diakibatkan oleh mafia beras. Begitu juga harga gula pasir yang diatur oleh mafia gula pasir. Kalau kenaikan iuran bpjs bukan karena adanya mafia bpjs, begitu juga kenaikan pajak, bukan karena mafia pajak. Terima kasih.