Tuesday, 28 February 2017

Belasan Kali Curi Motor, Dua Bandit Tersungkur Ditembak

Selasa, 14 Juli 2015 — 14:08 WIB

SERANG (Pos Kota) – Dua gembong pencurian sepeda motor (curanmor) yang telah melakukan aksi belasan kali di Kota/Kabupaten Serang, tersungkur setelah diterjang timah panas polisi. Keduanya ditangkap tim reskrim Unit 2 Polres Serang yang melakukan patroli rutin saat sedang minum kopi di sebuah warung di Jalan Raya Serang – Pandeglang, Pal Lima, Kec. Pabuaran, Kab. Serang.

Polisi akhirnya terpaksa melumpuhkan dengan timah panas, setelah tersangka Rudi alias Reges, 33, dan Handi, 31, keduanya warga Kec. Cibaliung, Kab. Pandeglang, berusaha melarikan diri saat diminta menunjukkan tempat dimana biasa menjual motor. Dari kedua tersangka, petugas mengamankan barang bukti 2 unit motor serta kunci T.

Kapolres Serang, AKBP Nunung Syaifuddin, mengatakan kedua tersangka mengakui sedikitnya sudah 15 kali melakukan pencurian di Kota Serang. Sasaran utamanya adalah parkiran Mall of Serang (MoS). Di parkiran lokasi pusat perbelajaan di Kota Serang bagian timur ini, keduanya sudah mendapatkan 4 motor dengan menggunakan kunci T.

“Beroperasi mulai 2011. Sasaran utamanya adalah parkiran MoS, tapi tersangka juga melakukan pencurian motor di parkiran halaman rumah warga,” ungkap Kapolres didampingi Kasat Reskrim, AKP Arrizal Samelino, Selasa (14/7).

Dikatakan Kapolres, pada Minggu (12/7) sekitar pukul 23.30, tim reskrim yang sedang melakukan patroli rutin. Saat melintas di simpang Pal Lima, petugas mencurigai dua pemuda sedang nongkrong pada sebuah warung. Saat ditanya kedunya menunjukan tanda-tanda mencurigakan, setelah digeledah ditemukan kunci dari saku celana tersangka Reges. Karena dicurigai akan melakukan pencurian, keduanya langsung dibawa ke Mapolres Serang.
“Dalam pemeriksaan, tersangka sudah melakukan pencurian motor belasan kali disejumlah tempat di Kota Serang. Sebanyak 4 kali diakui dilakukan di parkiran MoS,” jelasnya.

Berbekal pengakuan itu, petugas langsung membawa kedua tersangka untuk menunjukan tempat dimana biasa menjual motor. Sesuai keterangan tersangka, petugas segera berangkat ke daerah Cibaliung. Namun setelah berada di sekitar Cibaliung, keduanya berusaha melarikan diri namun keduanya tak bisa lari jauh setelah kakinya tertembus timah panas.

Ditemui di ruang pemeriksaan, kedua tersangka mengatakan sasaran terkahir dilakukan terhadap motor Honda Beat yang diparkir di rumah warga sekitar Kemang, Kec. Cipocok Jaya, Kota Serang. Honda Beat milik Sofyan ini langsung dibawa ke Cibaliung dan berhasil kejual kepada penadah seharga Rp2,7 juta.

“Motor-motor hasil curian semuanya saya jual kepada panadah. Harganya bervariasi tergantung kondisi motor, tapi antara Rp1,5 hingga Rp2,7 juta. Uangnya kita pakai buat kebutuhan sehari-hari,” aku kedua tersangka yang juga berprofesi sebagai pengupas kulit kelapa.
(haryono/sir)

 

Terbaru

Habib Rizieq mengacungkan kedua jempol saat menjadi saksi di sidang Ahok (pool)
Selasa, 28/02/2017 — 12:15 WIB
Habib Rizieq Memaafkan Ahok