Friday, 16 November 2018

11 Lapak Terbakar, Pedagang Barang Bekas Rugi Rp700 Juta

Rabu, 15 Juli 2015 — 12:37 WIB
Api menghanguskan bangunan. (dok)

Api menghanguskan bangunan. (dok)

BEKASI (Pos Kota) – Belasan lapak pedagang barang bekas milik pemulung di Kampung Pekayon RT 01/26, Kelurahan Pekayon, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi hangus dilalap api pada Selasa (14/7) malam. Api dipadamkan empat jam kemudian, Rabu (15/7) dinihari.

“Barang yang ada di sana mudah terbakar, seperti kardus, kaleng dan plastik dengan total sebanyak 70 ton,¬† Ada sebelas lapal, milik 11 Kepala Keluarga (KK) yang seluruhnya bekerja sebagai pengepul barang bekas,” ujar Ombot Lurah Pekayonjaya, Bekasi Selatan.

Mereka tinggal di sana sejak 10 tahun yang lalu dengan menyewa lahan milik salah seorang warga. Seluruhnya merupakan warga asal Cirebon, Jawa Barat.

Isak, 38, pemilik gudang, mengatakan, kebakaran terjadi saat ia tengah menyortir botol bekas di gudang miliknya pada sekitar pukul 21.30. Saat itu, ia melihat kobaran api telah berkobar di gudang miliknya. “Saya tidak sanggup memadamkan api, karena panik,” tandasnya.

Akibatnya  api dengan cepat membesar dan merembet ke bangunan lainnya yang sama-sama sebagai tempat pengumpul barang bekas.
Isak pun mengaku bingung dengan insiden ini. Sebab di lokasi kejadian tidak ada sumber api yang bisa menyebabkan kebakaran. Meski demikian, Isak enggan berspekulasi apakah ada sabotase yang membuat lapak miliknya terbakar.

“Di gudang ini tidak ada listrik atau pun kompor, karena di sini hanya dijadikan tempat pengumpul barang bekas saja,” ujar Isak kepada wartawan. Api juga menghanguskan, sejumlah bangunan lain, “Kalau ditotal¬† kerugian mencapai Rp600 sampai Rp700 jutaan. (saban/yo)