Friday, 21 September 2018

KPI Sorot Tayangan Saluran TV Berbayar

Rabu, 15 Juli 2015 — 9:18 WIB

JAKARTA (Pos Kota) – penayangan video klip dan peragaan busana di saluran TV berbayar mendapat sorotan tajam dari Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat. Itu lantaran banyak video klip dan peragaan busana yang terkesan vulgar.

Seperti Surat edaran KPI bernomor 690/K/KPI/07/15: Berdasarkan hasil pemantauan Komisi Penyiaran Indonesia Pusat (KPI Pusat) dan pengaduan masyarakat yang kami terima, beberapa lembaga penyiaran berlangganan menayangkan klip video lagu dengan muatan-muatan yang menampilkan secara eksplisit bagian-bagian tubuh tertentu yang bertentangan dengan aturan dalam Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3 dan SPS) KPI Tahun 2012 sehingga menimbulkan ketidaknyamanan dalam masyarakat.

Selain video klip lagu, KPI Pusat juga mengingatkan lembaga penyiaran berlangganan yang menyiarkan saluran Fashion TV untuk tidak menyiarkan muatan-muatan yang menampilkan ketelanjangan dan memperlihatkan bagian-bagian tubuh tertentu.

Walaupun ditayangkan dalam konteks busana (seni/kreatifitas), namun lembaga penyiaran wajib memperhatikan muatan yang ditayangkan agar tidak bertentangan dengan nilai-nilai kepatutan yang berlaku di Indonesia.
KPI Pusat meminta kepada seluruh lembaga penyiaran berlangganan untuk melakukan sensor internal (self-censorship) atau tidak menayangkan program siaran yang disiarkan kanal-kanal video klip dan fashion yang dilarang Pasal 18 SPS. (anggara/rf)