Saturday, 21 September 2019

Tukang Rujak Tumbuk Meraup Rezeki Lebaran

Jumat, 17 Juli 2015 — 22:43 WIB

JAKARTA (Pos Kota)- Rujak tumbuk  sangat diminati oleh masyarakat betawai , meskipun sudah sudah memasak di rumah, tetap saja tukang rujak tumbuk dicari – cari.Seperti di  Srengseng, Jakarta Selatan Jumat (17/7), tukang rujak tumbuk meraup rezeki terutama saat warga banyak bersilatihrami ke rumah sanak saudra.

Cuaca panas dan terik di sekitaran perkampungan Betawi Srengseng tak menyurutkan semangat tukang rujak bebek atau yang disebut juga rujak tumbuk mendatangi pembeli. Rujak tumbuk sendiri merupakan makanan khas dari dari Betawi.

Selepas acara Lebaran atau halal bihalal yang biasanya diiikuti bersalam – salaman, warga lalu mencari makanan di luar. Salah satu yang diburu adalah rujak tumbuk.” Hari Lebaran semakin membuat untung saya karena biasanya saya jual Rp. 3 ribu ini bisa saya jual dengan harga berkisar Rp. 5 ribu – Rp. 7 ribu rupiah,” ungkap Udin penjual rujak tumbuk.

Rujak tumbuk biasanya berisi pisang batu, ubi, kedondong, jambu air, mangga, bengkoang dan dicampur dengan bumbu lalu ditumbuk sampai hancur dan menempatkan nya di daun pisang, lalu penjualnya sendiri membawa dagangannya dengan cara dipikul .

Rujak tumbuk sangat eksis di perkampungan Betawi, namun jika hari – hari biasa tidak seramai saat Lebaran, apalagi sekarang ini di tambah cuaca yang terik makin banyak yang pembeli yang datang .

“Cuaca panas kaya gini enaknya makan yang seger kaya rujak tumbuk, kalau di rumah kadang bosen sama makanan khas lebaran,” ungkap Ade pembeli rujak tumbuk. (PNJ-14)

  • wu-tang

    bagi2 dong?. itu makanan f…favorite my childhood!.