Wednesday, 12 December 2018

Polisi Bentuk Satgas Anti-Anak Hilang di Ancol

Sabtu, 18 Juli 2015 — 23:20 WIB
Anak-anak asyik bermain di Pantai Ancol merayakan liburan Lebaran

Anak-anak asyik bermain di Pantai Ancol merayakan liburan Lebaran

JAKARTA (Pos Kota)-Pengunjung tempat wisata Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (18/7) lebih dari 100 ribu orang. Tidak semua bergembira saat liburan di Ancol. Pasalnya ada orangtua yang kehilangan anak, karena terpisah saat mereka menikmati suasana di lokasi wisata pantai tersebut.

Dan cerita anak hilang saat Lebaran atay Tahun Baru sudah sering terjadi. Oleh karena itu Polres Jakarta Utara sengaja membetuk Satgas Anti-Anak Hilang, untuk mengantisipasinya.

“Pengalaman dari tahun ketahun selalu ada anak yang terpisah dari orang tuanya, sehingga kami berinisiatif membentuk satgas anak hilang. Bagi orang tua yang kehilangan sanak keluarga, bisa menginformasikan ke satgas untuk kami bantu mencarikannya ” ujar Kapolres Jakarta Utara Kombes Susetio.

Lebaran kedua, Sabtu (18/7)  satgas ini, telah ditemukan dua anak yang terpisah dari orang tuanya. Yang pertama Dinda Fahri ditemukan di Pantai Marina Ancol. Dan yang kedua sekitar pukul 16.00 WIB, seorang tuna netra bernama Muryanto melaporkan kehilangan anaknya Edwin Nurcahyo umur 10 tahun.

Berkat bantuan Satgas Anti-Anak Hilang menemukan bocah itu, di jalan Gunung Sahari beberpa  kilometer dari Ancol

Lutfi Abdullah ayah dari Dinda sangat senang dengan adanya satgas anti anak hilang.  “Saya sempat stress berat dari tadi cari anak saya tapi tidak ketemu, tiba-tiba dengar panggilan dari pengeras suara kalau ada anak ditemukan sesuai ciri-ciri anak saya. Terimakasih Pak Polisi, ” ujar lutfi.(ilham)