Thursday, 19 September 2019

Kekeringan, 47 Desa di Kabupaten Bogor Dipasok Air Bersih

Kamis, 23 Juli 2015 — 17:21 WIB
Warga antre mendapat air bersih pasokan BPBD KAbuoaten Bogor. (iwan)

Warga antre mendapat air bersih pasokan BPBD KAbuoaten Bogor. (iwan)

BOGOR (Pos Kota) – Kemarau diprediksi masih akan berlangsung lama di Kabupaten Bogor. Hingga Kamis (23/7), 47 desa di 16 kecamatan sudah mendapat pasokan air dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Sedangkan 3.320 hektar sawah di daerah lubung padi di Kecamatan Jonggol, Cari dan Sukamakmur terancam gagal panen.

Di beberapa daerah seperti di Bogor bagian barat di antaranya Kecamatan Ciampea, Ciseeng, Rancabungur, Kemang, Cigudeg, Rumpin dan Tenjo kekuarangan air. Kondisi ini meluas ke Bogor timur seperti Kecamatan Jonggol, Cariu, Sukamkmur, Tanjungsari, Cileungsi, Gunung Putri hingga pusat pemerintahan seperti Kecamatan Babakan Madang, Sukaraja dan Citeureup.

Kasi Kedaruratan BPBD Kabupaten Bogor, Budi Aksomo mengatakan, sudah 47 desa di 15 kecamatan yang mendapatkan bantuan air bersih untuk konsumsi. “Sejak 24 Juni lalu kita sudah kirim 146 tangki air di 47 desa,” ujarnya, Kamis.

Menurutnya, kemarau diprediksi terjadi sampai September. “Dari 40 kecamatan, 17 kecamatan bakal mengalami kekeringan dan sampai saat ini sudah 16 kecamatan mengalami kesulitan air bersih yang tersebar di 47 desa,” katanya.

Dia juga mengatakan, akan mengajukan pembangunan sumur artesis di wilayah yang biasa mengalami kekeringan dan memperkirakan, daerah yang mengalami krisis masih akan terus bertambah. “Hujan hanya terjadi di tingkat lokal,” ucapnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Bogor, Siti Nuriyanti, mengakui kemarau kali ini membuat 40 hektar sawah dipastikan gagal panen. “Sedangkan 3.320 hektar tanaman padi terancam puso jika tidak mendapatkan posokan air dalam kurun waktu sepekan,” ujarnya.

Salah satu upaya yang dinilai agak berhasil dengan membuat sumur bor dengan kedalaman 150-an meter. “Kalau menyedot air dari sungai, airnya sudah kering, kita upayakan membuat sumur bor di daaerah lumbung padi,” ujarnya. (iwan)